Pencarian korban kapal Costa Concordia terhambat cuaca

Terbaru  17 Januari 2012 - 09:06 WIB
costa

Tim penyelamat masih berupaya mencari 29 korban yang diduga terperangkap di dalam kapal.

Tim penyelamat bekerja sepanjang malam guna mencari 29 orang yang masih dinyatakan hilang pasca kandasnya kapal pesiar Costa Concordia.

Kepala tim penyelamat setempat Marco Brusco mengatakan ''kecil harapan'' untuk menemukan korban selamat dalam peristiwa yang terjadi di pantai barat Italia, Jumat malam.

Sejumlah orang yang hilang diperkirakan adalah empat orang awak kapal, termasuk penumpang dari AS, Jerman, Prancis dan Italia.

Sejauh ini enam orang dinyatakan tewas dalam insiden tersebut.

Tim penyelam khusus diturunkan untuk membantu misi penyelamatan, tetapi mereka tertahan oleh cuaca buruk, yang menyebabkan kapal berubah posisi di dalam air.

Rodolfo Raiteri, kepala tim penyelam menggambarkan kondisi di dalam kapal ibarat sebuah "malapetaka''.

"Ini sangat sulit. Koridor kapal sangat kacau dan sulit bagi penyelam untuk menembusnya,'' katanya.

Sementara itu Italia menyatakan akan mengumumkan keadaan waspada akibat insiden tersebut, dan menyiapkan anggaran untuk membantu mencegah timbulnya bencana lingkungan.

Menteri Lingkungan Italia mengatakan ada bocoran cairan dari kapal, tetapi tidak jelas apakah cairan tersebut merupakan bahan bakar.

Kapten 'dalam posisi sulit'

Kapten kapal, Francesco Schettino, telah ditahan atas tuduhan dugaan pembunuhan dan seorang hakim akan memutuskan hari Selasa (17/01/2012) apakah pria berusia 52 tahun tersebut masih akan terus ditahan.

"Kapten dalam posisi yang sangat sulit karena kami cukup yakin bahwa dia meninggalkan kapal ketika banyak penumpang masih menunggu untuk dievakuasi"

Francesco Verusio

Sebelumnya, Senin, pemilik Costa Concordia, Costa Cruises, mengatakan Kapten Schettino menabrak batu karena dia dengan sengaja menyetir kapal mengarah ke Pulau Giglo.

Jaksa juga mengklaim bahwa kapten kapal bertanggung jawab atas bencana tersebut.

"Kapten dalam posisi yang sangat sulit karena kami cukup yakin bahwa dia meninggalkan kapal ketika banyak penumpang masih menunggu untuk dievakuasi,'' kata jaksa Francesco Verusio.

Sebuah transkrip pembicaraan antara kapten dan penjaga pantai yang bocor di media Italia - yang diambil dari rekaman kotak hitam kapal - membenarkan klaim bahwa kapten meninggalkan kapal sebelum semua penumpang diselamatkan.

Kapten Schettino sendiri membantahnya dan mengatakan bahwa dia dan awak kapal merupakan orang terakhir yang meninggalkan kapal.

Pengacaranya, Bruno Leporatti, mengatakan kliennya ''sangat sedih dan ingin menyampaikan belasungkawa bagi para korban'', seraya menambahkan bahwa kapten telah melakukan sebuah manuver berbahaya yang justru menyelamatkan banyak jiwa.

Kapal pesiar yang membawa 4.200 penumpang dan awak, kandas ketika sebelumnya menabrak batu karang Jumat dini hari.

Beberapa orang terpaksa berenang menuju daratan karena posisi kapal yang miring tidak memungkinkan untuk meluncurkan sekoci penyelamat.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.