BBC navigation

Kapten kapal Costa Concordia lakukan kesalahan

Terbaru  16 Januari 2012 - 07:33 WIB
Costa Concordia

Kapal pesiar Costa Concordia diduga berlayar terlalu dekat daratan hingga kandas.

Costa Crociere, perusahaan operator kapal Costa Concordia yang tenggelam di perairan Italia, mengatakan kapten kapal kemungkinan besar melakukan kesalahan sehingga mengakibatkan kapat tersebut kandas dan tenggelam.

Dalam pernyataan resminya Costa Crociere menyatakan Kapten Francesco Schettino nampaknya berlayar terlalu dekat dengan daratan dan mengabaikan prosedur penyelamatan darurat.

"Nampaknya kapten kapal melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan tragedi ini," demikian pernyataan Costa Crociere.

"Rute yang dilayari kapal terlalu dekat dengan daratan dan keputusannya mengatasi kondisi darurat tidak mengikuti prosedur yang sesuai dengan standar internasional," lanjut perusahaan itu.

Pernyataan Costa Crociere ini senada dengan dugaan jaksa penuntut kota Grosetto. Sehingga, Kapten Schettino terancam tuduhan melakukan kelalaian yang menyebabkan kematian orang lain.

Namun kepada sejumlah wartawan setempat pelaut yang sudah bekerja 11 tahun di Costa Crociere itu menyatakan dirinya tidak bersalah.

"Laut yang kami lewati seharusnya adalah laut dalam. Posisi kami berada 300 meter dari karang. Seharusnya kami tidak menabrak apapun," kata Schettino.

Schettino juga menampik tudingan jaksa bahwa dia telah meninggalkan kapal Costa Concordia saat proses evakuasi belum selesai.

"Kami adalah yang terakhir meninggalkan kapal," ujar pria berusia 52 tahun itu.

Selain menahan kapten kapal, polisi juga menahan perwira utama Ciro Ambrosio.

Korban bertambah

Kapten Schettino

Kapten Francesco Schettino sudah menjadin kapten kapal sejak 2006.

Sebelumnya pada Minggu (15/1), tim penyelamat menemukan dua jenazah penumpang berusia lanjut terperangkap di bagian kapal yang tergenang air.

Kedua jenazah itu kini sudah dibawa ke rumah sakit untuk identifikasi. Ditemukannya dua jenazah itu membuat jumlah korban meninggal menjadi lima orang.

Selain itu, 15 orang masih dinyatakan hilang dan hingga kini tim penyelamat masih terus melakukan pencarian di ratusan kabin yang sudah tenggelam.

Tak hanya menemukan jenazah, tim juga menemukan tiga penumpang yang selamat, salah satunya adalah awak kapal yang mengalami cedera kaki cukup parah.

Sementara dua penumpang selamat lainnya adalah pasangan asal Korea Selatan yang sedang berbulan madu.

Costa Concordia saat menabrak karang tengah mengarungi malam pertama di Laut Tengah dalam kondisi laut yang tenang.

Di atas kapal terdapat 3.200 orang penumpang dan 1.000 orang awak kapal yang 170 orang di antaranya berasal dari Indonesia.

Saat ini seluruh awak kapal asal Indonesia dinyatakan selamat dan ditampung di kota Grosetto, sekitar tiga jam perjalanan dari Roma.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.