Chavez duga AS sebar kanker di Amerika Selatan

Terbaru  29 Desember 2011 - 17:28 WIB
chavez dan fernandez

Chavez dan Fernandez menghadiri pertemuan regional awal Desember lalu.

Presiden Venezuela Hugo Chavez melempar pertanyaan apakah Amerika Serikat mengembangkan teknologi rahasia untuk menyebar kanker ke para pemimpin sayap kiri Amerika Selatan.

Chavez yang menjalani perawatan kanker tahun ini mengemukakan hal tersebut sehari setelah pemerintah Argentina mengumumkan bahwa Presiden Cristina Fernandez de Kirchner mengidap kanker kelenjar tiroid.

Presiden Fernandez akan menjalani operasi pekan depan.

Pemimpin Paraguay Fernando Lugo, Presiden Brasil Dilma Rousseff, dan pendahulunya, Lula juga terkena kanker.

Chavez mengatakan sangat aneh sejumlah pemimpin di kawasan Amerika Selatan terserang penyakit ini namun ia menekankan bahwa ia tidak ingin tergesa-gesa menuduh pemerintah di Washington.

"Sangat sulit untuk dijelaskan, misalnya dengan hukum probabilitas. Apa yang sedang terjadi sebenarnya dengan para pemimpin di Amerika Selatan?" kata Chavez setengah bertanya.

"Akan sangat aneh kalau mereka mengembangkan teknologi untuk menyebarkan kanker dan tak satu pun yang tahu hingga sekarang," katanya.

'KTT khusus'

"Mungkin kita akan menemukan jawabannya 50 tahun dari sekarang? Saya tak tahu. Saya hanya berpikir. Namun, aneh sekali kita semua terkena kanker," tambah Chavez.

"Mungkin kita akan menemukan jawabannya 50 tahun dari sekarang? Saya tak tahu. Saya hanya berpikir. Namun, aneh sekali kita semua terkena kanker."

Hugo Chavez

Sejauh ini Amerika Serikat belum memberikan tanggapan atas tudingan Chavez.

Ia menjelaskan bahwa ilmuwan-ilmuwan AS menginfeksi para tawanan Guatemala dengan sipilis dan penyakit-penyakit lain pada tahun 1940-an namun kasus ini baru terungkap tahun lalu.

Dan Chavez bercanda ia akan meminta Presiden Bolivia Evo Morales dan Rafael Correa dari Ekuador untuk berhati-hati agar tidak terkena kanker.

Pemimpin Venezuela yang berusia 57 tahun ini berulang kali menuduh Washington mencoba menggulingkannya dari kekuasaan. Bahkan ia menyebut AS ingin membunuhnya.

Ia mengatakan telah sembuh total dari kanker setelah menjalani perawatan di Kuba.

Lula dan Chavez pernah bercanda akan menggelar KTT pemimpin Amerika Selatan yang sembuh dari kanker.

Presiden Fernandez sekarang mengatakan ia ingin menjadi presiden kehormatan di KTT ini.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.