BBC navigation

Susu bayi Meiji Step terkontaminasi kaesium

Terbaru  6 Desember 2011 - 19:26 WIB
Susu bubuk Meiji Step hanya dipasarkan di Jepang.

Kandungan kaesium di Meiji Step jauh di bawah batas yang ditetapkan.

Unsur radiokatif kaesium ditemukan di sebuah merek susu bubuk untuk bayi di Jepang, sembilan bulan setelah bencana nuklir Fukushima.

Produsen susu Meiji sudah menegaskan akan menarik 400.000 kaleng susu bubuk Meiji Step, yang hanya dipasarkan di Jepang.

Namun ditegaskan bahwa kontamintasi unsur radioaktif tersebut masih jauh di bawah batas yang ditetapkan oleh pemerintah Jepang.

Level kontaminasi berkisar antara 22 hingga 31 becquereles per kilogram sementara batasan yang ditetapkan sebesar 200 becquereles.

Susu bubuk Meiji Step diproduksi di Prefektur Saitama yang terletak sekitar 200 km dari reaktor nuklir Fukushima, yang rusak akibat bencana gempa dan tsunami pada Maret tahun ini.

Meningkatkan kekhawatiran

Meiji menambahkan bahwa susu bubuk tersebut kemungkinan terkontaminasi kaesium ketika dalam proses pengeringan.

Mereka juga menegaskan tidak ada kontamintasi radioaktif yang terdeteksi di produk-produk Meiji lainnya.

Akibat pengumuman ini, saham Meiji Holdings turun 9.73% menjadi 3.020 yen di bursa saham Tokyo.

Temuan kontaminasi terbaru ini tampaknya meningkatkan kekhawatiran atas keamanan pangan di Jepang, khususnya untuk anak-anak.

Sebelumnya ditemukan juga kandungan radioaktif kaesium di daging sapi pada bulan Agustus dan di beras sebulan kemudian.

Para ahli mengatakan anak-anak menghadapi risiko yang lebih tinggi untuk menderita kanker akibat terkena radiasi dibanding orang dewasa.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.