bbc.co.uk navigation

Dua roket hantam kantor Partai Baath Suriah

Terbaru  20 November 2011 - 13:13 WIB
Bashar al-Assad

Presiden Bashar al-Assad dan Partai Baath sejak lama menguasai politik Suriah.

Setidaknya dua buah roket menghantam kantor Partai Baath yang berkuasa di ibukota Suriah, Damaskus, Minggu (20/11).

Serangan roket ini menjadi serangan kelompok oposisi pertama yang terjadi di dalam ibukota sejak aksi menentang Presiden Bashar al-Assad muncul delapan bulan lalu.

Serangan roket itu terjadi hanya beberapa jam setelah tenggat waktu yang diberikan Liga Arab bagi Suriah untuk menjalankan rencana perdamaian berakhir tanpa pertanda Suriah akan menerima tawaran Liga Arab.

"Polisi memblokir blok lokasi kantor Partai Baath cabang Damaskus berada. Namun saya melihat asap mengepul dari gedung itu dan sejumlah mobil pemadam kebakaran," kata seorang saksi yang enggan disebut namanya.

"Serangan itu terjadi menjelang fajar dan gedung itu masih kosong. Serangan ini sepertinya ditujukan sebagai pesan untuk pemerintah," kata saksi itu lagi.

Beberapa jam sebelum serangan itu, batas waktu bagi Suriah untuk menjalankan usulan rencana perdamaian yang diajukan Liga Arab berakhir.

Dalam rencana perdamaian itu termasuk di dalamnya penghentian kekerasan terhadap oposisi, menarik mundur pasukan militer dan menggelar pembicaraan dengan oposisi.

Pada awalnya, Suriah nampak menerima usulan Liga Arab dan hanya meminta pengurangan anggota delegasi pengawas dari 500 orang menjadi hanya 40 orang.

Delegasi ini, sesuai usulan Liga Arab, akan memantau langkah-langkah yang diambil pemerintah Suriah dalam menjalankan usulan perdamaian itu.

Tak akan tunduk

"Jika Barat berfikir logis, rasional dan realistis maka mereka tidak melakukan invasi. Invasi militer hanya akan menambah ketidakstabilan seluruh kawasan akibatnya akan mempengaruhi semua negara."

Presiden Bashar al-Assad

Sementara itu, dalam wawancara dengan surat kabar The Sunday Times, Presiden Bashar al-Assad menegaskan pemerintahannya tidak akan tunduk terhadap tekanan internasional yang mengkritik cara pemerintahannya menangani aksi unjuk rasa.

Bahkan kepada surat kabar terbitan Inggris itu, Assad menegaskan dirinya sudah siap untuk terus bertempur dan mati untuk Suriah jika negeri itu pada akhirnya harus menghadapi intervensi asing.

Assad menegaskan dirinya sangat prihatin atas setiap darah warga Suriah yang tumpah, namun dia memastikan milternya tetap akan mengejar kelompok yang disebutnya geng pemberontak dan menegakkan hukum.

"Konflik akan terus berlangsung dan semua upaya untuk mengucilkan Suriah pun terus berlangsung. Tetapi saya jamin Suriah tidak akan bertekuk lutut," kata Assad.

Selain itu, Assad juga menuding Liga Arab tengah menciptakan jalan untuk intervensi militer Barat terhadap Suriah yang menurut dia akan menciptakan 'gempa bumi' di seluruh Timur Tengah.

"Jika Barat berfikir logis, rasional dan realistis maka mereka tidak melakukan invasi. Invasi militer hanya akan menambah ketidakstabilan seluruh kawasan akibatnya akan mempengaruhi semua negara," ujar Assad.

"Satu-satunya jalan (menciptakan perdamaian di Suriah) adalah memburu kelompok-kelompok bersenjata, mencegah masuknya senjata dari negara tetangga, mencegah sabotase dan menegakkan hukum," tambah Assad.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.