bbc.co.uk navigation

NATO: Kabul membaik sejak ditinggal Taliban

Terbaru  13 November 2011 - 11:07 WIB
Kabul

Dalam sepuluh tahun terakhir media cetak di Kabul mulai tumbuh.

Organisasi Pertahanan Pakta Atlantik Utara, NATO mengatakan ibu kota Afghanistan, Kabul kini jauh lebih baik kondisinya setelah ditinggal oleh rezim Taliban.

Duta Besar NATO unuk Afghanisthan, Simon Gass mengatakan ada perkembangan yang besar di kota tersebut sejak Taliban menyingkir dari Kabul.

Sebelumnya pada 13 November 2001 lalu pasukan aliansi utara yang didukung oleh negara-negara barat berhasil masuk ke Kabul dan menduduki kota itu hampir tanpa perlawanan dari Taliban.

Menurut Gass meski kondisi saat ini lebih baik dari sepuluh tahun lalu namun masih ada sejumlah hal yang belum dapat dikerjakan.

Kritik ditekankan pada masih adanya aksi serangan mematikan yang dilakukan oleh Taliban di Kabul.

Selain itu banyak pula yang khawatir terhadap masa depan Kabul , setelah pasukan asing meninggalkan kota tersebut.

Saat ini Kabul juga belum menjadi kota yang aman dan nayaman untuk ditinggali.

Sepuluh tahun setelah kota ini diambil alih oleh Aliansi Utara, kondisi bangunan yang ada di kota itu masih dikondisikan untuk menghadapi perang.

Hak perempuan

Kota itu masih dipenuhi sejumlah titik pemeriksaan, tembok untuk menghalangi ledakan dan bangunan di kota itu hampir semuanya terlihat seperti benteng.

Kabul yang dulu terkenal dengan kota yang dipenuhi sepeda kini juga telah berubah menjadi kota yang dipenuhi kendaraan besar seperti jenis jeep dan kemacetan juga kerap terjadi di ruas jalan kota tersebut.

"Pendidikan juga cukup terbuka dimana perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki untuk menikmati hal ini"

Simon Gass

Kemiskinan masih terlihat di kota itu namun NATO mengklaim ada perbaikan kondisi di sisi kehidupan lainnya.

Mereka mengatakan listrik kini sudah mengalir secara teratur ke sejumlah rumah di Kabul.

Hak perempuan di kota ini juga semakin dihormati

"Ketika anda berjalan di Kabul sekarang kota ini telah menjadi ramai dimana banyak perempuan terlihat beraktifitas di jalanan kota ini, warga juga bisa pergi ke rumah sakit," kata Duta Besar Nato, Simon Gass.

"Pendidikan juga cukup terbuka dimana perempuan mempunyai hak yang sama dengan laki-laki untuk menikmati hal ini. Dan ini sangat berbeda dibanding sepuluh tahun yang lalu."

Sejumlah analis mengatakan warga di kota Kabul berharap kondisi lebih baik bisa terjadi di masa mendatang.

Meski demikian sebagaian warga kota itu tetap khawatir bahwa perang saudara masih akan dapat terjadi di negara tersebut.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.