Al Shabab serang konvoi militer Kenya

Terbaru  2 November 2011 - 13:35 WIB
Pasukan Kenya

Pasukan Kenya terlibat baku tembak dengan militan Al-Shabab di Somalia.

Pasukan pemerintah Somalia yang didukung militer Kenya mengklaim telah menggagalkan serangan yang dilakukan kelompok militan Al-Shabab.

Seorang juru bicara militer Somalia kepada BBC mengatakan mereka menewaskan 36 anggota militan dalam serangan balasan di kawasan selatan negeri itu.

Namun, seorang komandan Al-Shabab mengatakan mereka yang justru berhasil menghancurkan konvoi militer Kenya dan mengakibatkan banyak korban jiwa.

Komandan Regional Al-Shabab, Sheik Mohammad Ibrahim mengatakan mereka menyergap konvoi militer Kenya di jalan yang menghubungkan kota Liboi di perbatasan dengan garis depan pasukan Kenya.

"Para pejuang mujahidin menghancurkan beberapa truk dalam konvoi itu," kata Ibrahim.

Kenya mengirim pasukannya ke Somalia bulan lalu untuk mengejar kelompok militan yang dituding melakukan penculikan warga asing di Kenya.

Lewat twitter

Sementara itu, juru bicara militer Kenya Mayor Emmanuel Chirchir membenarkan telah terjadi kontak senjata antara pasukan kenya dan empat orang anggota Al-Shabab.

Chirchir mengatakan konvoi pasukan Kenya meminta orang-orang bersenjata itu berhenti berjalan namun mereka menjawab dengan tembakan.

Peta Somalia

Wilayah selatan Somalia menjadi basis terkuat kelompok militan Al-Shabab.

Sedangkan untuk menghindari korban masyarakat sipil, militer Kenya menggunakan twitter untuk memberitahu warga tentang serangan udara.

Dia menambahkan pasukan Kenya tengah melacak dua kiriman senjata untuk Al-Shabab yang masuk ke Somalia sejak dua hari terakhir.

Dalam akun twitternya Chirchir menyebut sembilan kota yaitu Baidoa, Bardhere, Dinsor, Afgoye, Buale, Barawe, Jilib, Kismayo dan Afwadow yang mungkin akan mendapat serangan.

Keputusan sasaran serangan udara Kenya akan ditentukan kemudian.

Selama dua dekade terbenam dalam konflik sipil, senjata api sangat mudah ditemukan dan diperoleh di Somalia.

Sejumlah analis mengatakan sejumlah kelompok bersenjata bisa saja terlibat penculikan, termasuk para perompak.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.