BBC navigation

16 tewas saat bom meledak di kota Sadr Irak

Terbaru  14 Oktober 2011 - 09:08 WIB
iraq bomb

Serangan bom di Irak meningkat disaat AS mulai menarik pasukan hingga akhir tahun.

Setidaknya 16 orang tewas dalam dua ledakan di kota Sadr, wilayah yang didominasi umat Syiah

Polisi mengatakan bom meledak di pasar al-Hay dengan bom bertama terjadi di sebuah gang sempit.

Kemudian bom kedua meledak sesaat setelah warga berkumpul untuk melihat ledakan pertama, sehingga menimbulkan lebih banyak korban.

Saksi mata, seorang pencukur rambut, Hassan Rahim mengatakan dia tengah mencukur rambut pelanggan ketika mendengar ledakan pertama.

''Kami langsung keluar dari toko dan melihat ada api dan asap dekat rumah-rumah,'' katanya.

Dia kemudian kembali masuk kedalam ketika bom kedua terjadi.

"Banyak orang merasa pasukan keamanan tidak bisa melindungi warga"

Hassan Rahim

''Saya melihat banyak korban tewas di tanah dan beberapa mobil terbakar.''

''Kami membawa korban luka-luka ke rumah sakit, polisi harus melakukan pekerjaan lebih baik lagi, atau akan ada banyak serangan lagi di kota Sadr,'' katanya.

''Banyak orang merasa pasukan keamanan tidak bisa melindungi warga,'' tambah Hassan.

Serangan bom

Ledakan bom ini terjadi sehari setelah ibukota Irak juga mengalami serangan terburuk sejak Agustus.

Rabu (12/10), 22 orang tewas ketika dua aksi bunuh diri terjadi di pusat kota Baghdad.

Salah satu pembom menabrakkan kendaraan berisi bom ke kantor polisi al-Wiya di Baghdad dan yang lainnya menyerang pos pemeriksaan polisi di kawasan padat penduduk Hurriya.

Aksi ledakan lainnya juga terjadi pada hari yang sama yang menewaskan enam orang dan setidaknya sembilan orang juga tewas dalam serangan tiga bom pada hari Senin (10/10).

Serangkaian serangan bom di Baghdad ini muncul disaat 41.000 pasukan Amerika yang masih bertahan di Irak tengah disiapkan untuk ditarik kembali ke AS pada akhir tahun ini.

Meski ada penurunan kekerasan sejak masa puncaknya di tahun 2006 dan 2007, serangkaian serangan masih terjadi di Irak.

Di bulan September kemarin setidaknya 185 warga Irak tewas dalam beragam serangan bom.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.