BBC navigation

Militan dipukul mundur dari Mogadishu

Terbaru  11 Oktober 2011 - 09:17 WIB
Bom Mogadishu

Aksi serangan bom di Mogadishu diperkirakan lebih sering terjadi setelah Al Shabab dipukul mundur.

Pasukan Uni Afrika mengatakan telah berhasil memukul mundur kelompok militan Islam Al Shabab dari basis terakhir mereka di wilayah utara ibukota Somalia, Mogadishu.

"Kami kini mengontrol seluruh Mogadishu," kata pimpinan Pasukan Uni Afrika, Jenderal Fred Mugisha kepada BBC.

Mugisha menambahkan dalam pertempuran itu, pasukan pemerintah sementara Somalia juga ikut ambil bagian.

"Pasukan pemerintah transisi Somalia dibantu pasukan Amisom (Misi Uni Afrika di Somalia) berhasil memukul mundur Al Shabab dari pusat kota Mogadishu. Saat ini, saat saya berbicara pada Anda, kami sudah menguasai pusat kota Mogadishu," tandas Jenderal Mugisha.

Dalam pertempuran itu, satu prajurit Uni Afrika dan delapan warga sipil cedera

Menjauhkan dari warga

Sementara itu, juru bicara Amisom, Letnan Kolonel Paddy Ankunda mengatakan tujuan operasi militer ini adalah membuat Al Shabab berada jauh dari warga sipil.

Sehingga, warga sipil berada di luar jangkauan senjata dan mortir Al Shabab.

"Wilayah paling utara dan timur kota masih harus dibersihkan namun bangunan-bangunan strategis tak lagi di bawah kendali para ekstrimis," kata Ankunda

Bekas pabrik pasta, lanjut Ankunda, yang dulunya menjadi basis Al Shabab sudah dibersihkan.

"Ini adalah sebuah pencapaian besar dalam upaya mengusir Al Shabab dan menghentikan pertempuran yang menghilangkan banyak nyawa," tambah Ankunda.

"Tantangannya sekarang adalah melindungi warga sipil dari aksi teror seperti yang terjadi pekan lalu," tandasnya.

Pelan lalu, Al Shabab melakukan serangan bom yang menewaskan lebih dari 80 orang.

Bukan kekalahan

Somalia

  • Populasi: 9.3 juta (PBB, 2010)
  • Ibu Kota: Mogadishu
  • Luas wilayah: 637.657 km persegi
  • Bahasa utama: Somalia, Arab, Italia, Inggris
  • Agama : Islam
  • Harapan hidup: 50 tahun (pria), 53 tahun (perempuan)
  • Mata uang: Shilling Somalia
  • ekspor utama: ternak, pisang, ikan.
  • GNP : n/a

Pada bulan Agustus, gempuran intensif pasukan Uni Afrika juga membuat kelompok Al Shabab harus mundur dari ibukota Mogadishu.

Sejumlah analis memperkirakan kehilangan garis depannya di Mogadishu akan membuat kelompok ini akan lebih sering melakukan serangan bom termasuk aksi bom bunuh diri.

Namun, Al Shabab mengklaim mundurnya mereka dari Mogadishu hanya sebuah gerakan taktis semata.

"Membiarkan pasukan Amisom menguasai pabrik pasta adalah sebuah perangkap. Sehingga pasukan mereka lebih tersebar," kata seorang petingga Al Shabab seperti dikutip AFP

Wartawan BBC di Mogadishu melaporkan meski dipukul mundur dari pusat kota, namun sisa-sisa Al Shabab masih ada di distrik Daynille

Selain itu, Al Shabab juga masih menguasai sebagian besar wilayah selatan dan tengah Somalia.

Somalia menjadi negara tanpa pemerintahan sejak 1991. Saat ini pemerintah transisi yang lemah dan kelompok militan berebut pengaruh untuk menguasai negeri itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.