Kepala terpenggal ditemukan di Meksiko City

Terbaru  4 Oktober 2011 - 09:45 WIB
Tempat kejadian perkara

Pemenggalan kepala jarang sering terjadi di beberapa kota tapi bukan di ibukota Meksiko City.

Dua kepala yang terpenggal ditemukan di pangkalan militer utama di Meksiko City.

Pihak kejaksaan mengatakan sebuah pesan ditinggalkan di dekatnya oleh kelompok penjahat yang menyebut diri La Mano con Ojos yang artinya Tangan dengan Mata.

Kelompok itu menyatakan dalam pesannya bahwa sejak penangkapan pemimpin kelompok itu pada bulan Agustus, kini kepemimpinan baru sudah mengambil alih dan berada di Meksiko City.

Pemimpin kelompok tersebut, Oscar Osvaldo Garcia Montoya, yang ditangkap mengaku telah melakukan pembunuhan atas sekitar 300 orang dan memerintahkan pembunuhan atas 300 lainnya.

Salah satu kepala yang dipenggal, menurut Jaksa Agung Miguel Mancera, ditemukan Senin 3 Oktober subuh diletakkan di atas kap mobil, sementara satu lagi di kaki lima.

Mancera menambahkan bahwa pembunuhan kemungkinan berkaitan dengan penyelundupan narkoba skala kecil. Korban berusia sekitar 20 hingga 30 tahun.

Kedua penggalan kepala itu ditemukan sebuah jalan yang sibuk tak jauh dari Markas Besar Angkatan Darat Meksiko.

Keberadaan pasukan AS

Pemenggalan kepala oleh para kelompok penjahat narkoba sering dilakukan dalam perang antar kelompok di kawasan Ciudad Juarez dan Acapulco, namun jarang terjadi di ibukota, Meksiko City.

"Isu partisipasi atau kehadiran pasukan Amerika Serikat di tanah Meksiko, tidak ada di meja perundingan."

Arturo Sarukhan

Terakhir kalinya kepala yang dipenggal ditemukan di ibukota adalah Desember 2007 dan Januari 2008. Waktu itu empat penggal kepala dibuang di dekat bandara, yang diduga berkaitan dengan pengapalan narkoba yang ditangkap oleh aparat keamanan di bandara.

Sementara itu di Washington, Duta Besar Meksiko untuk Amerika Serikat menolak saran dari bakal calon presiden Partai Republik, Rick Perry, bahwa pasukan Amerika Serikat bisa dikirim ke perbatasan untuk mengatasi meningkatnya perang antar kelompok penjahat narboba

"Isu partisipasi atau kehadiran pasukan Amerika Serikat di tanah Meksiko, tidak ada di meja perundingan," kata Arturo Sarukhan kepada para wartawan, seperti dikutip kantor berita AFP.

Rick Perry -yang saat ini menjabat Gubernur Texas dan berbatasan langsung dengan Meksiko- pada akhir pekan mengatakan perang antar kartel narkoba di Meksiko mungkin membutuhkan kehadiran pasukan AS.

Namun Sarukhan menegaskan bahwa pasukan Amerika Serikat tidak masuk dalam elemen strategi pemerintah Meksiko dalam memberantas perdagangan obat bius.

Selama ini kerja sama antara pemerintah Meksiko dan Amerika Serikat dalam perang melawan narkoba terbatas dalam saling tukar menukar informasi.

Diperkirakan sebanyak 41.000 orang tewas di Meksiko sejak pemerintahan Presiden Felipe Calderon menyatakan perang atas kartel narkoba pada tahun 2006.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.