BBC navigation

Clinton: Al-Qaeda di balik ancaman teror

Terbaru  10 September 2011 - 11:55 WIB
Nyw York Teror

Polisi menjaga setiap sudut kota dari kemungkinan ancaman teror jelang peringatan tragedi WTC.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, memperingatkan al-Qaeda berada di belakang ancaman teror menjelang peringatan 10 tahun tragedi 11 September.

Clinton menambahkan telah menerima laporan kredibel dan spesifik soal rencana serangan ke Washington DC dan New York. Namun, lanjut dia, informasi ini belum bisa dikonfirmasi.

"Al-Qaeda tengah berupaya menyerang warga Amerika Serikat khususnya di New York dan Washington DC," kata Clinton setelah menghadiri peringatan tragedi World Trade Center (WTC) di Bursa Efek New York, Jumat (9/9) waktu setempat.

"Ancaman ini bukan sebuah kejutan bagi kita semua. Ancaman ini adalah peringatan bahwa kita harus meneruskan perjuangan melawan ekstimisme dari manapun asalnya, siapapun pelakunya dan siapapun targetnya," tambah Clinton.

Clinton menegaskan pemerintah federal Amerika Serikat maupun pemerintah New York menangani ancaman ini dengan serius.

Dia memaparkan para pejabat negara khususnya yang menangani kontra terorisme merasa khawatir dengan ancaman aksi teror ini.

Sebab, dari berbagai dokumen yang ditemukan saat penyerbuan yang menewaskan Osama bin Laden di Pakistan, Mei lalu, menunjukkan rencana teror al-Qaeda yang bertepatan dengan peringatan tragedi WTC.

Tak perlu khawatir

"Al-Qaeda tengah berupaya menyerang warga Amerika Serikat khususnya di New York dan Washington DC"

Menlu AS, Hillary Clinton

Meski menyatakan ancaman teror al-Qaeda kemungkinan besar adalah nyata, namun Hillary Clinton mengimbau agar warga Amerika khususnya New York dan Washington DC tak perlu khawatir untuk melakukan kegiatan.

"Anda semua harus melanjutkan hidup. Kota ini (New York) adalah kota yang kuat," ujar Clinton yang juga mantan senator New York itu.

Clinton menambahkan keputusan warga kedua kota ini untuk tetap menjalankan kegiatan rutin di bawah ancaman teror bisa menjadi mata dan telinga untuk negara menghadapi terorisme.

Rangkaian acara untuk memperingati tragedi 10 tahun itu akan digelar di sepanjang pekan ini.

Presiden Barack Obama dijadwalkan mengunjungi lokasi Ground Zero, Pentagon dan melakukan upacara di Shankville, Pennsylvania, lokasi pesawat keempat yang dibajak, United 93, jatuh.

Selain Presiden Obama, mantan Presiden George W Bush juga dijadwalkan hadir dalam peringatan itu.

Keamanan diperketat

Ancaman teror di Amerika Serikat

  • 22 Desember 2001: "Pembom sepatu" Richard Reid mencoba meledakkan bom di atas penerbangan Paris ke Miami
  • 28 Agustus 2004: Dua orang ditahan karena merencanakan pembomban sebuah stasiun kereta api bawah tanah di saat konvensi Partai repubik 2004 digelar.
  • 7 Mei 2007: Enam orang ditahan karena merencanakan penyerangan personil militer di Fort Dix, New Jersey
  • 25 Desember 2009: Umar Farouk Adulmutallab dihentikan seorang penumpang saat mencoba meledakkan bom di balik pakaian dalamnya saat pesawat yang ditumpanginya mendarat di Detroit
  • Mei 2010: Faisal Shahazad ditahan setelah menaruh bom mobil berisi dekat Times Square, New York
  • 30 Oktober 2010: Sebuah paket berbahaya dari Yaman menuju Chicago ditahan di bandara Inggris.

Sementara itu, New York memperketat keamanan di berbagai sudut kota menjelang peringatan tragedi yang menewaskan kurang lebih 3.000 orang itu.

Pos-pos pemeriksaan dibangun di berbagai pintu masuk New York dan poisi memeriksa semua kendaraan sehingga menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Selain di jalan raya, pengamanan New York juga diperketat di terowongan dan berbagai jembatan.

Walikota New York, Michael Bloomberg, menumpang kereta bawah tanah sebagai tanda bahwa aparat keamanan sudah bekerja sebagaimana mestinya.

Di Washington DC, Kepala Polisi Cathy Lanier meminta warga kota memaklumi adanya pemeriksaan keamanan lebih sering dan lebih ketat.

Selain itu, pergantian personel polisi diperketat dan warga diminta segera melaporkan berbagai hal mencurigakan.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.