Pekerja sosial menyelundupkan anak untuk jadi tentara

Terbaru  9 September 2011 - 08:57 WIB
Tentara di Burma

Kasus penyeludupan diketahui karena ada korban yang melarikan diri.

Seorang pekerja sosial di lembaga Save the Children di Burma diberhentikan karena diduga menyelundupkan anak-anak di bawah usia 18 tahun ke tentara pemberontak.

Berita kawat diplomatik Amerika Serikat yang diungkapkan oleh situs WIlkileaks menyebutkan tindakan itu diketahui tahun lalu ketika salah seorang korban melarikan diri.

Setidaknya 16 anak laki-laki dilaporkan bergabung di bawah paksaan dengan Tentara Persatuan Negara Wa, UWSA, yang beroperasi di dekat perbatasan dengan Thailand dan Cina.

Pekerja pria itu kini sudah ditangkap oleh kepolisian Burma.

"Kami mengetahui bahwa individu tersebut sudah ditangkap oleh kepolisian Myanmar (Burma). Masalahnya kini di tangan pihak berwenang," kata juru bicara Save The Children, Steve Sidebottom, kepada BBC.

Pekerja sosial Save The Children itu ditempatkan di kawasan Shan di sebelah timur Burma.

Dia dituduh menyelundupkan sembilan anak laki-laki -dua diantaranya berusia di bawah 18 tahun- untuk menjadi tentara UWSA, yang diduga mendapatkan dana untuk operasinya dari perdagangan narkoba.

Melarikan diri ke Cina

"Kami mengetahui bahwa individu tersebut sudah ditangkap oleh kepolisian Myanmar (Burma). Masalahnya kini di tangan pihak berwenang."

Steve Sidebottom

Save The Children menyebutkan karyawannya menemukan anak-anak muda tersebut melalui kontak-kontak lokalnya.

Kepada diplomat Amerika Serikat, Save the Children mengatakan bahwa sebagian dari wajib militer lainnya diperkirakan melarikan diri ke Cina dan ada yang berhasil pulang kembali.

Dalam berita kawat yang diterbitkan Wikileaks, lembaga sosial itu mengatakan pekerja sosial yang bersangkutan tampaknya melakukan tindakan itu 'lebih pada alasan politik dibanding manfaat keuangan.'

Dia dan korbannya adalah warga suku Palaung, yang sebagian berafiliasi dengan Wa.

"Korban yang melarikan diri dilaporkan sedikitnya 10 anak muda dari Nam Ham dan enam dari Nam Sam, yang bergabung dengan UWSA bersamanya," tulis berita kawat tersebut.

Save the Children menegaskan karyawan itu langsung diberhentikan sementara ketika tuduhan terungkap dan saat ini sudah dipecat.

Lembaga sosial tersebut menambahkan sudah memberikan bantuan kepada semua keluarga korban.

Batas usia untuk merekrut tentara di Burma adalah 18 tahun namun para pengamat mengatakan penyelundupan manusia sudah endemik di negara itu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.