BBC navigation

Norwegia berkabung untuk korban pembantaian

Terbaru  24 Juli 2011 - 01:48 WIB
Ribuan warga Norwegia meluangkan waktu untuk meletakkan karangan bunga bagi korban

Banyak warga Norwegia mengenang para korban serangan hari Jumat.

Bangsa Norwegia berkabung untuk 92 orang korban pembantaian di Pulau Utoeya dan serangan bom di Oslo.

Sekurang-kurangnya 85 tewas ketika seorang pria bersenjata menembaki kemah pemuda di Utoeya hari Jumat (22/7), beberapa jam setelah ledakan di kompleks gedung pemerintahan menelan tujuh korban jiwa.

Empat orang masih dinyatakan hilang di Pulau Utoeya.

Seorang pria warga Norwegia berusia 32 tahun didakwa atas kedua serangan, namun polisi menyatakan mungkin seorang lain terlibat.

Menurut polisi, si tersangka menyerahk tidak lama setelah pembantaian dan dia mengaku menggunakan senjata.

Kepala kepolisian Sveinung Sponheim mengatakan petugas memerlukan waktu 45 menit untuk bisa mencapai pulau dan si pria bersenjata ditahan 45 menit kemudian.

Terlalu rapuh

Kawasan kantor pemerintah Norwegia masih tertutup untuk umum pada hari Sabtu

Kawasan kantor pemerintah Norwegia masih tertutup untuk umum pada hari Sabtu

Sponheim menambahkan masih ada mayat atau bagian tubuh manusia tertinggal di gedung-gedung yang rusak akibat ledakan di pusat kota Oslo.

Dia mengukuhkan ledakan itu berasal dari bom mobil.

Namun, bangunan-bangunan di sana terlalu rapuh dan terlalu berbahaya untuk digeledah, dan masih ada bahan peledak yang belum dijinakkan, kata sang kepala kepolisian.

Jumlah korban kedua serangan mungkin bertambah menjadi 98 orang, kata Sponheim.

Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg menghibur para korban selamat dan keluarga korban bersama Raja Harald, Ratu Sonja dan Putra Mahkota Haakon di kota kecil Sundvollen di dekat Pulau Utoeya.

''Kami akan melakukan apa saja yang kami bisa untuk memberikan dukungan sebanyak mungkin kepada mereka,'' kata Stoltenberg.

Menonton

Ribuan Tentara Norwegia dikerahkan menjaga pusat kota Oslo pasca serangan bom warga Norwegia meluangkan waktu untuk meletakkan karangan bunga bagi korban

Tentara Norwegia dikerahkan menjaga pusat kota Oslo pasca serangan bom

Ribuan warga mendatangi kawasan di kanan-kiri kompleks gedung pemerintahan di pusat kota Oslo, tempat bom meledak hari Jumat.

Mereka datang untuk menyaksikan kerusakan, meletakkan karangan bunga dan banyak lagi hanya berdiri membisu.

Gereja di seluruh Oslo dan Norwegia membuka pintu dan banyak yang dipadati warga.

Kompleks yang rusak akibat bom masih diblokade dan personel militer bertugas di banyak pos pemeriksaan.

Kehadiran tentara bersenjata menjadi pemandangan yang belum pernah terlihat sebelumnya di ibukota Norwegia yang biasanya sangat tenang.

Hari Sabtu lapangan di pusat kota Oslo yang berada tak jauh dari gedung yang menjadi kantor perdana menteri biasanya padat dengan warga yang minum-minum dan menikmati sinar matahari.

Setelah ledakan, tempat tersebut ditutup dan hanya tentara dan polisi serta petugas kebersihan terlihat di sana.

Raja Harald mengatakan: ''Kini kita perlu bersatu dan saling mendukung dan kita tidak membiarkan rasa taku menguasai kita.

Bom pupuk?

Anders Behring Breivik

 Anders Behring Breivik
  • Menyatakan diri sebagai orang Kristen dan konservatif di laman Facebook yang dikaitkan dengannya
  • Dibesarkan di Oslo dan belajar Oslo School of Management
  • Mendirikan bisnis pertanian yang memungkinkan dia bisa mendapatkan pupuk, yang juga bisa digunakan sebagai bahan bom

Tersangka kedua serangan hari Jumat dilaporkan oleh media lokal memiliki kaitan dengan orang-orang berhaluan ekstrim sayap kanan.

Pria itu dilaporkan bernama Anders Behring Breivik. Polisi menggeledah apartemennya di Oslo Jumat malam dan kini tengah menginterogasinya.

Wartawan BBC Richard Galpin, yang meliput di dekat Pulau Utoeya yang kini ditutup oleh polisi, mengayakan Norwegia sudah pernah dihadapkan dengan keberadaan kelompok-kelompok neo-NAZI di masa lalu, tapi ada asumsi bahwa kelompok-kelompok tersebut umumnya telah tergusur dan dan tidak menimbulkan ancaman berarti.

Sementara itu, sebuah perusahaan pemasok kebutuhan pertanian mengukuhkan pernah menjual enam ton pupuk kepada Breivik, yang dilaporkan mengelola sebuah perusahaan pertanian.

Beredar spekulasi santer bahwa pupuk mungkin digunakan dalam bom di Oslo.

Melonjak

Polisi Norwegia menyisir kawasan di sekitar Pulau Utoeya untuk menemukan korban

Polisi Norwegia menyisir kawasan di sekitar Pulau Utoeya untuk menemukan korban

Jumlah korban tewas dalam penembakan di Pulau Utoeya dilaporkan 10 orang pada hari Jumat, namun angka itu melonjak menjelang hari Sabtu.

Ratusan anak muda tengah mengikuti kamp musim panas di sana yang diorganisir oleh Partai Buruh yang berkuasa di Norwegia.

Banyak saksi mata menggambarkan bagaimana seorang pria jangkung dan berambut pirang yang mengenakan seragam polisi menembakkan senjata secara membabi-buta, dan banyak peserta kemah melompat ke air untuk meloloskan diri dari terjangan peluru.

Beberapa remaja ditembak ketika mencoba menyelamatkan diri dengan berenang menjauhi pulau.

Polisi bersenjata dikerahkan ke pulau tempat penembakan terjadi, namun rincian operasi untuk menangkap tersangka masih belum jelas.

Setelah ditahan, dia didakwa dengan pasal tindak terorisme.

Polisi menyatakan mereka menemukan lebih banyak korban setelah menyisir di sekitar pulau.

Aparat Norwegia memperingatkan jumlah korban tewas mungkin masih akan bertambah selagi tim penolong meneruskan tugas untuk menyisir perairan di sekitar Pulau Utoeya.

Si pria bersenjata dilaporkan membawa dua senjata, dan salah satu di antaranya senapan otomatis.

Wartawan NRK Ole Torp mengatakan kepada BBC bahwa si tersangka mendatangi pulau tersebut dengan mengenakan seragam polisi, dan meminta orang-orang berkumpul sebelum kemudian mulai menembak.

Reaksi internasional

Serangan hari Jumat menyisakan trauma bagi banyak warga Norwegia

Serangan hari Jumat menyisakan trauma bagi banyak warga Norwegia

Ungkapan simpati kepada bangsa Norwegia mengalir dari luar negeri.

Presiden Amerika Barack Obama menyatakan ikut berduka cita dan menawarkan dukungan.

Ratu Inggris Elizabeth II menyatakan dia terguncang dan ikut berduka dalam sepucuk surat kepada Raja Harald.

Wartawan BBC John Sopel di Oslo mengatakan ibukota tampak sangat lengang dan tentara tampak berjaga di mana-mana, termasuk bertugas di pos-pos pemeriksa di kompleks pemerintahan.

Para pejabat Norwegia mengimabu warga agar tinggal di rumah dan menghindari kawasan-kawasan di pusat kota Oslo.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.