Mantan bos IMF akan digugat penulis wanita

Terbaru  4 Juli 2011 - 22:45 WIB
 Tristane Banon

Tristane Banon bekerja sebagai wartawan, penulis dan novelis

Mantan bos Dana Moneter Internasional (IMF), Dominique Strauss-Kahn, akan digugat penulis wanita asal Prancis Tristane Banon terkait percobaan perkosaan.

Pengacara Banon, David Koubbi, mengatakan gugatan hukuman tersebut menyangkut insiden pada tahun 2002 ketika Banon mendatangi Strauss-Kahn di sebuah flat di Paris untuk keperluan wawancara.

Strauss-Kahn beberapa hari lalu dibebaskan dari tahanan rumah di New York, AS, dalam perkara hukum lain yang juga mencakup tuduhan perkosaan.

Mantan orang nomor satu IMF tersebut membantah menyerang seorang staf hotel di New York pada 14 Maret.

Tidak lama setelah Strauss-Kahn ditahan di bandara New York, Banon muncul dan menyatakan Strauss-Kahn mencoba menyerang dirinya pada tahun 2002.

Mendorong Strauss-Khan

Wanita tersebut tidak mengadu ke polisi ketika itu, namun menyampaikan tuduhannya dalam suatu acara bincang-bincang di televisi pada tahun 2007.

Nama Strauss-Kahn digantikan dengan suara denting untuk menyamarkan [bleep out] dalam rekaman wawancara ketika disiarkan.

Koubbi mengatakan gugatan tersebut akan diajukan hari Selasa.

Dia sebelumnya menyatakan gugatan tersebut tidak akan diserahkan ke pengadilan hingga pengadilan Strauss-Kahn di New York rampung.

Sosok Dominique Strauss-Kahn

Dominic Strauss-Khan
  • Lahir di Neuilly-sur-Seine, Prancis, 1949
  • Mulai Bekerja sebagai dosen ekonomi di Universitas Paris 1978
  • Menjabat wakil komisioner Badan Perencanaan Ekonomi (1981-1986)
  • Terpilih sebagai anggota Majelis Nasional 1986
  • Memimpin IMF 2007-2011

Banon, 32 tahun, menyatakan dalam wawancara 2002, Strauss-Kahn mengatakan hanya akan memberikan wawancara jika dia memegang tangannya.

Menurut cerita versinya tentang rangkaian kejadian tersebut, dia harus mendorong Strauss-Kahn ketiga mereka bergulat di lantai dan dia mencoba melepaskan bra dan mencopot jins.

Kembali ke politik?

Strauss-Kahn menjadi salah satu bakal calon terdepan dalam bursa calon presiden dari Partai Sosialis Prancis sebelum dia ditahan aparat polisi New York bulan Mei.

Kekhawatiran soal keterpercayaan si penuduh dalam kasus di New York dilaporkan hampir ambruk, dan memuncul spekulasi di Prancis bahwa dia mungkin kembali ke dunia politik di sana.

Namun, hari Senin, juru bicara Partai Sosialis, Benoit Hamon, mengatakan pandangan bahwa Strauss-Kahn kini bisa mencalonkan diri sebagai presiden merupakan skenario 'yang paling lemah' dari semua skenario yang mungkin.

Ibu Banon, Anne Mansouret -yang juga politisi dari Partai Sosialis yang berhaluan kiri tengah- mengatakan dia memang pernah membujuk putrinya agar tidak membuat pengaduan ketika insiden yang dituduhkan terjadi pada tahun 2002.

Namun, Mansouret mengatakan dia ''tidak bisa terima'' atas reaksi suka cita dari banyak pria di Prancis ketika mendengar kabar bahwa perkara Strauss-Kahn di New York mungkin kandas.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.