BBC navigation

Prancis investasi besar untuk pembangkit nuklir

Terbaru  28 Juni 2011 - 01:30 WIB
Demo antinuklir di Strasbourg Prancis

Demonstran dari Jerman dan Prancis melakukan aksi protes di Strasbourg, Prancis timur

Prancis akan menanamkan investasi satu miliar euro untuk pembangkit nuklir walaupun sejumlah pihak memperingatkan bahaya setelah rusaknya pembangkit Fukushima di Jepang.

Presiden Nicolas Sarkozy mengatakan investasi baru ini termasuk peningkatkan penelitian untuk keselamatan nuklir.

Perusahaan pembangkit nuklir Prancis Areva tengah mengembangkan generasi keempat reaktor.

Prancis menyalurkan 80% listrik dari pembangkit nuklir.

Jerman, Swiss, dan Italia menolak pembangunan pembangkit nuklir setelah bencana di Fukushima Jepang, menyusul gempa dan tsunami Maret lalu.

Wartawan BBC Christian Fraser di Paris mengatakan sebagai pemimpin G8 dan G20, Sarkozy mengupayakan penerapan standar keselamatan nuklir internasional.

"Kami menanamkan satu miliar euro untuk program nuklir di masa depan, khususnya teknologi generasi keempat," kata Sarkozy dalam jumpa pers.

"Kami juga akan mencari dana besar melalui pinjaman untuk memperkuat penelitian tentang keselamatan nuklir."

Ia menekankan pemerintah Prancis masih akan menanam investasi besar dalam energi terbarukan.

Sarkozy mengumumkan 1,35 miliar euro penanaman modal dalam sektor itu.

Namun wartawan BBC mengatakan jelas bahwa pembangkit nuklir penting untuk ekonomi dan energi Prancis.

Pembangkit nuklir Dai-ichi Fukushima rusak akibat gempa dan tsunami di Jepang. Bencana ini menyebabkan lumpuhnya tiga reaktor dan masih menyebabkan kebocoran radiasi.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.