Malaysia diserang peretas

Terbaru  16 Juni 2011 - 11:26 WIB
anonymous

Kelompok Anonymous menentang pembatasan terhadap akses internet

Setidaknya 41 situs pemerintah Malaysia diretas dalam semalam tetapi tidak ada satupun data pribadi atau keuangan yang dicuri.

Dalam semalam peretas menyerang 51 situs dan setidaknya 41 diantaranya mengalami gangguan kata Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia.

Serangan ini dimulai sebelum tengah malam, diikuti dengan sebuah peringatan oleh kelompok peretas ''Anonymous'' yang menyebut akan menghukum situs pemerintah karena menyensor situs WikiLeaks.

"Pengawasan kami menunjukan ada penambahan tingkat serangan pada pukul 04.00 pagi dan sejauh ini hanya berimbas sedikit pagi pengguna Malaysia,'' demikian isi pernyataan Komisi Komunikasi Malaysia.

Pernyataan itu tidak menyebutkan nama situs yang diserang, tetapi sejumlah target diantaranya adalah situs http:www.malaysia.gov.my, dan situs pemadam kebakaran serta panggilan darurat www.bomba.gov.my serta komisi transportasi publik www.spad.gov.my.

Anonymous

Anonymous adalah kelompok aktivis untuk kebebasan internet yang seringkali mencoba menutup situs-situs bisnis dan organisasi lain yang berseberangan dengan mereka.

Kelompok ini mengemuka ketika meretas situs MasterCard dan Paypal yang menghentikan kegiatan keuangan ke WikiLeaks.

Dalam sebuah pesan sebelumnya, Anonymous mengatakan sensor film dan televisi Malaysia dan pemblokiran situs berbagi data sebagai kebijakan yang melanggar hak asasi manusia.

Komisi komunikasi pekan lalu melarang 10 situs berbagi data dan memerintahkan jasa layanan Internet seperti Telekom Malaysia dan Maxis memblokir akses situs tersebut.

Pembatasan ini menyebabkan kemarahan publik Malaysia dan beberapa orang menulis di Twitter, Kamis kemarin untuk mendukung serangan internet.

"Sekarang dihitung ada berapa situs yang rusak,'' isi Twitter pengguna bernama Rhyden.

''Saya tahu tim IT pemerintah sangat jelek,'' tambahnya.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.