bbc.co.uk navigation

Menteri Malaysia kecam klub isteri patuh

Terbaru  14 Juni 2011 - 16:21 WIB
Anggota Klub Isteri Patuh yang baru menikah

Kekerasan dalam rumah tangga bisa diatasi dengan cara isteri patuh pada suami

Menteri Pembangunan Wanita, Keluarga dan Masyarakat Malaysia Datuk Seri Shahrizat Abdul Jalil mengatakan klub, yang dirikan untuk mengajari agar para isteri patuh terhadap suami, memberikan citra negatif bagi negara itu dan Islam.

Shahrizat Abdul Jalil mengaku ketika dia berkunjung ke Kazakhstan baru-baru ini sejumlah wartawan setempat menanyakan apakah wanita Muslim di Malaysia tidak mempunyai hak dan apakah mereka diperbudak.

"Ini adalah hal mengkhawatirkan melihat ajaran Islam dicerminkan seperti ini sehingga memberikan persepsi bahwa wanita diperbudak oleh suami mereka," katanya.

Klub Isteri Patuh diluncurkan di Malaysia pada 4 Juni awal bulan ini dan menurut pendirinya, berbagai persoalan rumah tangga seperti kekerasan dalam rumah tangga dan prostitusi bisa dicegah dengan cara mengajari para isteri bagaimana membuat mereka patuh kepada suami dan membuat suami puas di tempat tidur.

Menurut pendirinya, keanggotaan Klub Isteri Patuh di Rawang, Malaysia tercatat 1.000 orang termasuk 200 orang anggota warga asing.

Klub tersebut didirikan oleh Global Ikhwan, bagian dari gerakan Islam Al-Arqam yang kini telah bubar.

Klub Isteri Patuh pertama didirikan di Yordania pada 1 Mei 2011 dan pendiri berencana melebarkan sayap untuk membuka cabang di Jakarta pekan depan.

Mereka tidak memungkiri kemungkinan munculnya reaksi negatif terhadap keberadaan klub.

Klub ini menjadi berita besar di berbagai media internasional ketika Wakil Presiden Internasional Klub Isteri Patuh, Dr Rohaya Mohamed mengatakan bahwa para isteri harus memberikan pelayanan kepada suami lebih baik dari pelayanan yang diberikan oleh pekerja seks kelas pertama.

Kelompok yang berada di balik pendirian Klub Isteri Patuh ini juga meluncurkan klub poligami dua tahun lalu.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.