Sistem data IMF diserang hacker

Terbaru  12 Juni 2011 - 10:09 WIB
Kantor IMF

IMF mengatakan sistem jaringan informasi mereka telah mulai berjalan kembali.

Dana Moneter Internasional atau IMF mengatakan bahwa sistem jaringan informasi mereka telah menjadi target sasaran serangan hacker atau peretas yang cukup canggih.

Pejabat di lembaga itu seperti dukitip dari laporan New York Times memberikan sejumlah detail soal serangan tersebut namun mereka menyatakan bahwa serangan sebelumnya yang terjadi pada awal tahun ini telah mengakibatkan "kerusakan yang cukup besar" pada sistem mereka.

Dalam serangan kali ini petugas keamanan sistem jaringan mengatakan si peretas mencoba untuk menciptakan sebuah file perangkat lunak yang jika terinstal ke dalam sistem jaringan lembaga tersebut akan muncul sebagai pihak luar yang tidak terdeteksi atau "digital insider presence".

Sebagai sebuah lembaga ekonomi, IMF menyimpan sejumlah data ekonomi yang sensitif dari berbagai negara, namun mereka mengatakan bahwa saat ini sistem jaringan teknologi informasi di lembaga itu telah berfungsi tanpa gangguan.

"Saya dapat pastikan bahwa kami tengah menyelediki peristiwa ini," kata Juru Bicara IMF, David Hawley.

"Saya tidak dalam posisi untuk menjelaskan lebih jauh tentang kejadian yang berkaitan dengan sistem keamanan jaringan kami."

Sebelumnya The New York Times mengatakan pegawai lembaga itu mendapat pemberitahuan lewat surat elektronik pada hari Rabu lalu tentang adanya sebuah file penyusup dalam sistem mereka.

Namun lembaga itu tidak memberitahukan peristiwa ini kepada masyarakat luas.

Serangan meluas

Surat elektronik itu memperingatkan kepada para pegawai IMF bahwa sebuah "file mencurigakan yang mampu melakukan tranfer data" telah terdeteksi.

Dalam penyeledikannya mereka juga menemukan adanya sebuah komputer yang melakukan transfer data dan membuka sejumlah informasi dari sistem yang ada pada IMF.

Seorang ahli keamanan dalam bidang teknologi informasi yang tidak ingin disebut namanya seperti dikutip dari Bloomberg mengatakan peretas yang melakukan ini terhubung dengan sebuah negara namun serangan seperti ini agak sulit untuk bisa terlacak.

Akibat kejadian ini lembaga lain yang terhubung dengan IMF seperti Bank Dunia langsung memutus sambungan sistem jaringan informasi mereka yang terhubung dengan IMF.

Serangan hacker atau peretas tahun ini tidak hanya terjadi pada IMF namun juga pada sejumla lembaga besar lainnya, seperti pada jaringan Sony Playstation yang mengakibatkan dicurinya sekitar 100 juta data pribadi pengguna Playstation 3 yang tersambung ke dunia maya.

Perusahaan di bidang pertahanan asal AS Lockheed Martin juga dilaporkan mengalami serangan serupa.

Direktur CIA Leon Panetta saat berbicara beberapa waktu lalu di depan Kongres mengatakan serangan di dunia maya yang jauh lebih besar dan mampu mengganggu sistem keamanan, sistem keuangan, dan pemerintahan adalah suatu "kemungkinan yang bisa terjadi saat ini"

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.