Vietnam akan berlatih di Laut Cina selatan

Terbaru  10 Juni 2011 - 21:46 WIB
Kapal pemantau Cina di Laut Cina Selatan

Kapal pemantau Cina terlihat di perairan Laut Cina Selatan dekat Vietnam

Militer Vietnam berencana menggelar latihan dengan peluru tajam di Laut Cina selatan di tengah ketegangan yang memuncak dalam sengketa wilayah dengan Cina.

Vietnam memperingatkan semua kapal agar menjauh dari kawasan di lepas pantai pesisir tengahnya selama latihan militer tersebut berlangsung di kawasan dekat Provinsi Quang Nam hari Senin.

Pengumuman tersebut diumumkan aparat Vietnam hari Jumat (10/6) di situs internet yang dimiliki oleh lembaga milik negara Kerjasama Keselamatan Maritim Utara (NMSC).

Menurut pengumuman tersebut keputusan untuk mengadakan latihan diambil pada 7 Juni.

Rencana latihan militer ini diumumkan menyusul perang kata-kata antara Vietnam dan Cina mengenai kedaulatan di kawasan tersebut.

Cina marah setelah Vietnam mengatakan sebuah kapal penangkap ikan Cina menabrak kabel dari kapal eksplorasi minyak Vietnam di dalam zona ekonomi ekslusifnya.

Dikejar

Beijing mengatakan kapal-kapal penangkap ikan Cina dikejar oleh kapal bersenjata Vietnam dalam insiden hari Kamis tersebut.

Salah satu kapal Cina terjerat kabel-kabel dari sebuah kapal eksplorasi minyak Vietnam, yang terus menarik kapal Cina tersebut selama lebih dari satu jam sampai kabel tersebut dipotong, kata kementerian luar negeri Cina.

Cina menuduh Vietnam "melanggar berat" kedaulatannya dan menyatakan tindakan Vietnam itu membahayakan nyawa pelaut Cina, dan memperingatkan tetangganya itu agar menghentikan "semua kegiatan invasi".

Pernyataan dengan kata-kata keras itu dikeluarkan Beijing setelah Vietnam menuding kapal penangkap Cina itu terlibat dalam serangan ''yang direncanakan dan diperhitungkan secara seksama'' dan insiden itu bagian dari upaya Cina untuk menguasai perairan yang dipersengketakan.

Cina terlibat dalam sengketa perbatasan laut dengan beberapa negara.

Laut Cina Selatan mencakup rute pelayaran yang penting dan mungkin mengandung simpanan minyak dan gas yang melimpah.

Filipina, Malaysia, Brunei dan Taiwan juga mengaku berhak atas kawasan yang sama.

Sementara itu, Amerika Serikat juga menyatakan kekhawatirannya atas ambisi angkatan laut Cina.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.