BBC navigation

Birma rebut rekor investasi US$20 miliar

Terbaru  9 Juni 2011 - 22:00 WIB
Persiden Thein Sien dan PM Wen Jiabao

Persiden Thein Sien dan PM Cina Wen Jiabao

Birma menerima rekor jumlah investasi asing sebesar US$20 miliar dalam masa satu tahun belakangan, demikian pernyataan negara itu.

Rekor itu berarti melampui janji-janji penanaman modal sebelumnya bagi negara yang terasing itu.

Jumlah tersebut sangat kontras dengan investasi sebesar hanya US$302 juta pada tahun 2010 dan total $16 miliar yang masuk selama dua dasawarsa belakangan.

Cina, yang bertetangga langsung dengan Birma, merupakan penanam modal terbesar dan sebagian besar investasi itu akan digunakan untuk pembangunan proyek-proyek tenaga listrik.

Negara yang sudah lama diperintah junta militer itu melaksanakan pemilihan umum tahun lalu untuk pertama kali dalam 22 tahun.

Angka tersebut menunjukkan bahwa pemilu mungkin berhasil membuka pintu ekonomi negara itu, yang selama bertahun-tahun dikenai sanksi karena catatan hak asasi manusianya.

Cina menanamkan modal US$8,27 miliar mulai Januari sampai Maret 2011, disusul Hong Kong sebesar US$5,39 miliar dan Thailand sebanyak US$2,94 miliar, menurut Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional.

Pemilihan umum

Aung San Suu Kyi

Aung San Suu Kyi tidak punya wakil di parlemen

Partai-partai yang didukung militer memenangkan jumlah kursi terbesar pada pemungutan suara bulan November 2010 di Birma -negara yang secara resmi disebut Myanmar itu.

Berdasarkan konstitusi 2008, maka 25% kursi diperuntukkan bagi militer.

Kelompok-kelompok oposisi dan negara-negara Barat mengkritik undang-undang yang mengatur pemilu dan mencela pemilu itu sebagai hal yang pura-pura.

Partai yang memenangkan pemilu di Birma tahun 1990, yaitu Liga Nasional untuk Demokrasi (LND) yang dipimpin oleh pemenang hadiah Nobel, Aung San Suu Kyi, tidak punya wakil di parlemen.

Presiden yang baru, Thein Sein, adalah seorang jenderal pensiunan yang pernah menjadi perdana menter dan dilihat setia pada pemimpin junta, Jenderal Than Shwe.

Link terkait

Topik terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.