BBC navigation

Reaksi kritis atas upaya ekstradisi Mladic

Terbaru  27 Mei 2011 - 22:08 WIB
Tulisan dinding pro ekstradisi Mladic di Beograd

Sebagian warga Serbia mendukung esktradisi Ratko Mladic Hag walau ada yang menganggapnya sebagai pahlawan.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Serbia di Beograd, Semuel Samson, menjelaskan sebagian warga Serbia bersikap kritis atas rencana ekstradisi Ratko Mladic dan ini sebenarnya memberi kesan bahwa sebagian warga memandangnya sebagai pahlawan.

Seperti dilaporkan beberapa unjuk rasa dari kelompok ultranasionalis yang mendukung Ratko Mladic.

Bahkan di kota Novi Sad, sempat terjadi bentrokan antara ratusan pengunjuk rasa dengan polisi, sementara di ibukota Beograd berlangsung unjuk rasa dalam jumlah yang lebih kecil.

Namun reaksi itu, dilihat Dubes Semuel Samson, lebih merupakan ketersinggungan sosial secara kolektif.

"Yang berkepentingan dengan Ratko Mladic ditangkap ini salah satunya kan komponen negara-negara Barat. Nah ada suasana perlawanan dari dalam untuk membela kepentingan dia yang diidentikkan dengan kepentingan negara Serbia," kata Semuel Samson kepada wartawan BBC Indonesia, Liston Siregar.

Jadi tanggapan kritis warga Serbia sebenarnya bukanlah pada kasus hukumnya.

"Kalau sudah berkaitan dengan semacam pelecehan terhadap harga diri bangsa, terhadap kepemimpinan bangsanya, maka tentu dia akan memberikan pandangan-pandangan kritis yang lain, lalu semacam memposisikan bahwa Ratko Mladic adalah pahlawan."

Setelah penangkapan Ratko Mladic, pemerintah Serbia memberlakukan larangan kumpulan umum sebagai upaya untuk mencegah unjuk pro-Mladic.

Pintu ke Uni Eropa

"Kalau sudah berkaitan dengan semacam pelecehan terhadap harga diri bangsa, terhadap kepemimpinan bangsanya, maka tentu dia akan memberikan pandangan-pandangan kritis yang lain... "

Semuel Samson

Penangkapan Ratko Mladic ini sepertinya menjadi elemen baru dalam dinamika politik Serbia karena pemerintahan pimpinan Presiden Boris Tadic merupakan pemerintahan koalisi.

"Dalam konteks koalisi seperti ini, pemerintah Serbia tidak bisa bersikap yang terlalu, katakanlah, terbuka apa adanya, karena pada dirinya konstruksinya adalah koalisi, lalu juga berlawanan dengan oposisi -yang karena persoalan dalam negeri belum bisa diselesaikan- ratingnya jadi meningkat."

Dan masalah politik internal itu kini ditambah lagi dengan perdebatan tentang penangkapan dan upaya ekstradisi Ratko Mladic.

Bagaimanapun penangkapan Mladic memiliki aspek positif juga bagi warga Serbia.

"Banyak pihak merasa bahwa tertangkapnya Ratko Mladic merupakan pintu baru, atau energi baru, atau peluang baru untuk Serbia mengakselerasi berbagai PR lain, katakanlah menjadi kandadit Uni Eropa pada akhir tahun ini."

"Itu juga merupakan goal dari sebagian besar masyarakat Serbia, baik elit maupun di tingkat masyarakat," tutur Semuel Samson dalam, wawancara dengan BBC Indonesia.

Pemerintah Serbia memang tampak ingin mempercepat ekstradisi Ratko Mladic ke Mahkamah Kejahatan Perang Internasional di Den Haag, namun jelas harus menghadapi tekanan dari pihak yang meliht Mladic sebagai pahlawan.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.