BBC navigation

Israel enggan berbagi perbatasan

Terbaru  20 Mei 2011 - 11:06 WIB

Perundingan AS, Israel dan Palestina selalu menemui jalan buntu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak pandangan Obama yang menyatakan kalau pembagian wilayah Palestina harus berdasarkan perbatasan tahun 1967.

Netanyahu mengatakan kalau perbatasan yang sudah ada sebelum perang Timur Tengah tahun 1967 tidak dapat dipertahankan.

Netanyahu sendiri tengah bersiap untuk bertemu Obama di Gedung Putih.

Sebelumnya dalam pidato terkait masa depan kebijakan AS di Tmur Tengah, Obama mengatakan dasar negosiasi adalah untuk menciptakan ''Palestina yang hidup, dan Israel yang aman''.

"Amerika Serikat meyakini kalau negosiasi bisa menciptakan perbatasan dua negara. Perbatasan Palestina dengan Israel, Yordania dan Mesir, dan perbatasan permanen Israel dengan palestina,'' katanya.

"Perbatasan antara Israel dan Palestina ini harus berdasarkan atas garis tahun 1967 dengan kesepakatan pertukaran diantara kedua negara, jadi keamanan dan pengakuan perbatasan bisa tercipta diantara kedua negara,'' kata Obama.

Perbatasan Israel dan Palestina selama ini menjadi salah satu masalah utama di Timur Tengah.

Sekitar 300.000 warga Israel tinggal di kawasan pemukiman di Tepi Barat, sepanjang perbatasan.

Pemukiman ini dinyatakan ilegal oleh hukum internasional, meski Israel menolaknya.

Link terkait

Topik Terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.