Bahrain pecat ratusan pekerja minyak

Terbaru  11 Mei 2011 - 22:57 WIB
Demo di Bahrain

Sejumlah pemimpin serikat buruh akan diadili karena keikutsertaan dalam pergolakan

Bahrain mengatakan pihaknya memecat ratusan pekerja minyak di perusahaan milik negara dalam pekan-pekan belakangan ini karena keikutsertaan mereka dalam aksi-aksi protes antipemerintah.

Tindakan ini terjadi beberapa hari setelah negara itu mencabut undang-undang keadaan darurat yang diberlakukan pada bulan Maret pada saat puncak protes.

Seperti dilaporkan wartawan BBC, Katy Watson dari Uni Emirat Arab, pemecatan ini merupakan bukti lebih lanjut mengenai keseriusan Bahrain menangani gangguan di negara itu belakangan ini.

Pemerintah berusaha meyakinkan masyarakat internasional bahwa meskipun masih banyak berita tentang protes, tetapi mereka sudah menguasai situasi politik.

Menteri Energi Bahrain juga mengatakan para pemimpin serikat buruh akan diadili karena keikutsertaan mereka dalam pergolakan belum lama ini.

Pihak berwenang menindak keras pengunjuk rasa yang terilhami oleh pemberontakan di Tunisia dan Mesir. Mereka turun ke jalan-jalan pada bulan Februari menuntut hak dan kebebasan yang lebih besar.

Paling tidak 30 orang tewas dan ratusan lainnya ditahan. Puluhan aktivis juga sedang diadili saat ini di pengadilan khusus keamanan dan dibentuk berdasarkan undang-undang darurat negara itu.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.