Swiss bekukan aset Laurent Gbagbo

Terbaru  6 Mei 2011 - 01:42 WIB
gbagbo

Aset Laurent Gbagbo di Swiss mencapai US$81 juta

Pihak berwenang Swiss mengatakan mereka telah membekukan aset senilai 70 juta Franc Swiss atau US$81 juta terkait dengan mantan presiden Pantai Gading Laurent Gbagbo.

Pemerintah Swiss memerintahan pembekuan bulan Januari setelah Gbagbo menolak untuk meletakkan kekuasaan, meski kalah dalam pemilihan umum.

Pantai Gading harus membuktikan aset itu didapat secara tidak sah kalau ingin mengklaimnya.

Mahkamah Konstitusi Pantai gading telah meratifikasi kemenangan saingan Gbagbo, Alassanne Ouattara.

Pengadilan tertinggi ini sebelumnya memicu kebuntuan politik ketika membatalkan keputusan komisi pemilihan umum yang menyebut Ouattara sebagai pemenang.

Lembaga yang diketuai oleh sekutu Gbagbo, Paul Yao N'Dre, membatalkalkan ribuan suara untuk Ouatara di kawasan yang dikuasai pemberontak di utara, dengan menuduh telah terjadi pemalsuan suara.

PBB yang membantu penyelenggaraan pemilihan umum mengatakan mereka tidak menemukan adanya pemalsuan suara.

Mr. N'Dre mengatakan dia sekarang mengakui kemenangan Ouattara dalam pemilihan.

Ia bertemu pemimpin Pantai Gading baru akhir bulan lalu tetapi menolak bertanggung hawab atas krisis yang terjadi, dengan mengatakan semua pihak harus memikung tanggung jawab.

Gbago ditangkap April lalu setelah selama empat bulan terjadi kebuntuan politik.

Pemerintah Ouattara mengatakan mantan presiden itu saat ini sedang diselidiki untuk pelanggaran hak asasi manusia saat ia masih berkuasa.

Sekitar 3000 orang diperkirakan tewas selama kerusuhan yang terjadi.

Aset Afrika Utara

Swis mengatakan awal pekan ini telah membekukan aset senilai SFr830 juta terkait dengan berbagai rejim yang diturunkan di kawasan Afrika Utara.

Dari jumlah itu proporsi terbesar senilai SFr410 juta terkait dengan mantan presiden Mesir Hosni Mubarak dan kroninya.

SFr360 juta milik Kolonel Muammar Gaddafi di Liba.

Sisanya SFr60 juta terkait dengan pemimpin Tunisia Zine al-Abidine Ben Ali.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.