Korea Utara dalang pembobolan bank di Korea Selatan

Terbaru  3 Mei 2011 - 16:44 WIB
Salah satu kaunter Bank Nonghyup

Kaunter Bank Nonghyup terhenti beroperasi setelah diretas oleh Korea Utara, kata Korea Selatan

Jaksa di Korea Selatan mengatakan para peretas (hacker) Korea Utara berada di belakang serangan yang melumpuhkan bank terkemuka bulan lalu.

Operasi perbankan di Nonghyup, sebuah koperasi pertanian Korea Selatan, terhenti oleh penyusupan maya (cyber intrusion), menyebabkan para nasabah tidak bisa menggunakan rekening mereka.

Kantor kejaksaan Seoul menyebutnya "teror maya yang belum pernah terjadi yang dilakukan dengan sengaja" oleh Korea Utara.

Mereka mengatakan piranti lunak yang digunakan sama dengan yang dipakai dalam serangan sebelumnya oleh Pyongyang.

Jaksa mengatakan laptop yang dipakai oleh satu subkontraktor "pada September 2010 menjadi PC zombi yang dioperasikan oleh Utara, yang kemudian melancarkan serangan jarak jauh melelui laptop tersebut".

Salah satu alamat Internet Protocol (IP) yang digunakan untuk membobol sistem Nongyup adalah alamat yang sama yang dipakai bulan Maret untuk serangan "distributed denial-of-service" (DDoS) yang berasal dari Korea Utara, tambah mereka.

Piranti lunak yang dipakai dalam insiden ini juga serupa dengan yang digunakan pada bulan Juli 2009 ketika sejumlah situs internet pemerintah Korea Selatan diserang, kata jaksa.

Serangan terbaru ini menyebabkan layanan terhenti selama tiga hari di bank --yang dikenal juga dengan nama Federasi Koperasi Pertanian Nasional-- dan menyebabkan rekam jejak sejumlah kartu kredit nasabah terhapus.

Media Korea Selatan di masa lampau menuduh Korea Utara mengoperasikan unit perang internet yang bertujuan untuk membobol jaringan keuangan dan pemerintahan AS dan Korea Selatan.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.