Mbai : Teror di Indonesia tidak berhenti

Terbaru  2 Mei 2011 - 12:57 WIB

Anggota polisi anti teroris, Densus 88, sedang melakukan aksi pengamanan.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Ansyaah Mbai mengatakan tewasnya pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden tidak akan menghentikan aksi teror di Indonesia.

Mbai mengatakan tewasnya Osama tidak "Serta-merta mengurangi aksi teror di Indonesia" karena sudah ada pergeseran ideologis yang melatarbelakangi aksi teror akhir-akhir ini.

Ia juga mengatakan bahwa pergeseran ideologi sudah terlihat dari target serangan yang pada awalnya di tahun 2000 terkait dengan simbol Barat terutama Amerika Serikat ke tokoh-tokoh masyarakat yang dianggap menggusung tema pluralisme, misalnya dalam kasus bom buku bulan Maret lalu.

Selama tahun 2011 selain bom buku yang dikirim ke sejumlah tokoh masyarakat, sempat juga terjadi serangan bom bunuh diri di Cirebon dan upaya pemboman di Serpong.

Sejumlah pengamat intelijen juga menyatakan di Indonesia akhir-akhir ini sudah banyak rekrutmen baru yang belum tentu melibatkan organisasi Jemaah Islamiah.

Aparat keamanan menganggap Jemaaah Islamiah bertanggung jawab atas sejumlah aksi teror bom dan serangan bunuh diri di Indonesia yang mulai marak dari tahun 2000.

Jemaah Islamiah dilaporkan mengambil inspirasi dari gerakan Al-Qaeda yang menurut Pemerintah Amerika Serikat bertanggung jawab atas penyerangan 11 September 2001 di New York dan Washington.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.