Pimpinan pemberontak Pantai Gading tewas

Terbaru  28 April 2011 - 08:42 WIB

Ibrahim Coulibaly klaim ikut terlibat dalam memerangi Laurent Gbagbo.

Pasukan pemerintah Pantai Gading dikabarkan berhasil menewaskan pimpinan pemberontak Ibrahim Coulibaly, Rabu (27/4) waktu setempat.

Kementerian Pertahanan Pantai Gading mengatakan Coulibaly yang dikenal sebagai pemimpin pasukan Komando Bayangan itu tewas dalam serbuan pasukan pemerintah.

Ironisnya, milisi pimpinan Coulibaly ikut membantu Alassane Ouattara mengendalikan sebagian wilayah kota Abidjan saat konflik pasca pemilu menghadapi Laurent Gbagbo.

Namun, kemudian milisi ini menyempal dari pasukan Ouattara dan puncaknya terjadi dalam baku tembak di kota terbesar Pantai Gading itu.

"Saya konfirmasikan bahwa Ibrahim Coulibaly terbunuh dalam pertempuran," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Kapten Alla Kouakou Leon kepada Reuters.

Sementara itu, seorang komandan pasukan pemerintah mengatakan pasukannya menemukan jasad Coulibaly saat mereka merebut markasnya.

Perintah menyerah

Ibrahim Coulibaly yang menuntut pengakuan bahwa dia dan pasukannya ikut berperan menggulingkan Laurent Gbagbo mendesak pertemuan dengan Presiden Ouattara.

Namun, dia menolak perintah sang presiden untuk menyerahkan senjata pasukannya terlebih dulu.

Konflik Pantai Gading

  • 28 Nov 2010

    Presiden Laurent Gbagbo dan Alassane Ouattara bersaing di pemilihan umum presiden
  • 2 Dec 2010

    Komisi Pemilihan Umum menyatakan Ouattara memenangkan pemilu dengan perolehan 54% suara.
  • 3 Dec 2010

    Dewan Konstitusional putuskan Gbagbo sebagai pemenang, namun PBB mengakui Alassane Ouattara.
  • 30 Mar 2011

    Pasukan pro-Ouattara berhasil merebut ibukota Pantai Gading, Yamoussoukro.
  • 4 apr 2011

    PBB gelar serangan udara ke markas Gbagbo di kota terbesar, Abidjan.
  • 11 Apr 2011

    Pasukan pro-Ouattara berhasil menangkap Laurent Gbagbo dan istrinya di kediaman mereka di Abidjan.

Dalam baku tembak di sebuah kawasan kumuh Abidjan itu, dua orang pasukan pemerintah dan enam anggota milisi yang setia pada Outtara juga tewas.

Milisi pimpinan Coulibaly mulai melawan pasukan Gbagbo pada bulan Februari dan pasukan pro Outtara berhasil menangkap Gbagbo dan istrinya dua pekan lalu.

Keduanya kini ditahan di sebuah kota di sebelah utara negeri itu.

Konflik politik yang berujung pada bentrokan bersenjata pasca pemilu presiden November 2010 itu diyakini menewaskan dan mencederai ribuan rakyat negeri di Afrika Barat itu.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.