Al-Qaida pamerkan sandera WN Prancis

Terbaru  27 April 2011 - 18:54 WIB
Sandera Prancis Daniel Larribe

Video para sandera menampilkan foto-foto dengan narasi rekaman suara mereka

Empat laki-laki warga Prancis yang diculik bulan September oleh para militan al-Qaeda di Niger muncul dalam rekaman video dan meminta agar Prancis keluar dari Afghanistan.

Keempat orang itu memberi pesan yang sama, yaitu agar Presiden Nicolas Sarkozy menarik pasukan Prancis dari pasukan perdamaian internasional.

Sejumlah militan tampak berada di belakang mereka dengan membawa senjata.

Dua laki-laki dan seorang wanita yang diculik bersama mereka di kota tambang uranium Arlit dibebaskan bulan Januari lalu.

Mereka diyakini menjadi sandera terakhir yang masih disekap di sejumlah kem rahasia di padang pasir negara tetangga Mali.

Prancis mengatakan negara itu tidak akan berunding setelah al-Qaida di Afrika Utara (AQIM) menuntut uang tebusan sebesar US$131 juta.

Para pakar keamanan mengatakan AQIM sudah meraup uang tebusan jutaan dolar, seperti dilansir kantor berita Reuters.

Video yang dipasang di forum diskusi kelompok Islamis di internet menunjukkan sejumlah foto keempat laki-laki bernama Pierre Legrand, Daniel Larribe, Thierry Dol dan Marc Furrer itu.

Rekaman kata-kata pesan mereka dimainkan sebagai narasi mengiringi foto-foto tersebut.

Rekaman suara mereka dikatakan dibuat tanggal 11, 12 dan 13 April.

Para sandera yang diculik bulan September lalu itu bekerja untuk perusahaan energi nuklir Prancis Areva atau perusahaan konstruksi Prancis Vinci.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.