BBC navigation

Kam anti-gay Malaysia 'melanggar UU'

Terbaru  20 April 2011 - 19:55 WIB
Malaysia gay

Menteri urusan Malaysia Malaysia mengatakan kamp itu akan menimbulkan trauma pada anak-anak

Sebuah kem yang didirikan untuk mengubah perilaku murid laki-laki Muslim yang dianggap banci melanggar undang-undang dan harus ditutup, kata menteri urusan wanita Malaysia.

Enam puluh enam murid laki-laki yang dianggap banci oleh guru mereka memulai bimbingan khusus minggu ini untuk mencegah mereka menjadi homoseksual.

Di kem tersebut mereka harus menjalani pendidikan agama dan fisik selama empat hari.

Seorang pejabat departemen pendidikan Malaysia mengatakan kem itu dimaksudkan untuk mengarahkan mreka "kembali ke jalan yang benar".

Tetapi Menteri Urusan Wanita Sharizat Abdul Jalil mengatakan, memojokkan anak-anak itu berdasarkan perilaku mereka yang dianggap feminin akan menyebabkan trauma dan merusak kesehatan jiwa mereka.

Kem itu melanggar UU Tentang Anak, yang melindungi anak-anak tanpa diskriminasi, katanya.

Berbagai kelompok HAM kaum homoseksual juga mengecam langkah itu dan mengatakan, kebijakan itu mendorong homofobia di negara Islam yang mengkriminalisasikan hubungan sesama jenis itu.

Anak-anak yang dianggap banci itu dikirim ke kem di negara bagian Terengganu.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.