Kerusuhan dalam protes massal Damaskus

Terbaru  16 April 2011 - 01:31 WIB

Para pengamat mengatakan demonstrasi hari Jumat merupakan yang terbesar sejak 15 Maret

Puluhan ribu pengunjuk rasa yang mencoba melakukan pawai antipemerintah di ibukota Suriah, Damaskus, disambut dengan tembakan gas air mata oleh aparat keamanan.

Para saksi mata mengatakan aparat keamanan juga memukuli para pengunjuk rasa dengan tongkat.

Suriah dilanda gelombang aksi unjuk rasa antipemerintah dalam sebulan terakhir. Dua ratus orang dilaporkan tewas.

Demonstrasi berlanjut walaupun Presiden Bashar al-Assad membentuk pemerintah baru dan memberikan amnesti kepada sejumlah pengunjuk rasa yang ditahan.

Ribuan orang juga dilaporkan melakukan aksi protes di sejumlah kota Suriah, termasuk Deraa, Latakia, Baniyas dan Qamishli - sebagian besar tempat pernah dilanda aksi kekerasan.

Media pemerintah melaporkan bahwa "demonstrasi kecil" terjadi di berbagai tempat di negara itu dan pasukan keamanan tidak turun tangan.

Namun para pengamat mengatakan aksi unjuk rasa hari Jumat itu merupakan aksi terbesar sejak demonstrasi dimulai di kota Deraa di kawasan selatan tanggal 15 Maret.

Kerusuhan ini dianggap sebagai tantangan terbesar bagi Assad, yang mewarisi kekuasaan dari ayahnya tahun 2000.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.