Dua aktivis Bahrain meninggal di penjara

Terbaru  11 April 2011 - 15:28 GMT

Keluarga Ali Issa Saqer menangis di pemakamannya di Manama

Dua aktivis Syiah Bahrain yang ditangkap setelah terjadi gelombang unjuk rasa antipemerintah selama berminggu-minggu meninggal di tahanan polisi.

Kementrian Dalam Negeri mengatakan, Ali Issa Saqer, 31 tahun, meninggal ketika para sipir penjara mencoba mencegah dia "menimbulkan kekacauan".

Seorang aktivis lain yang ditahan, Zakaraya Rashed Hassan, 40 tahun, meninggal karena penyakit penyakit anemia sel sabit, kata kementrian itu.

Ini itu adalah kematian serupa kedua dalam seminggu.

Sejumlah aktivis Syiah mengeluhkan penyiksaan di tahanan. Pemerintah Bahrain membantah tuduhan itu.

Bahrain menerapkan undang-undang darurat bulan lalu setelah terjadi aksi unjuk rasa antipemerintah di kerajaan Teluk yang kecil itu, di mana raja Sunni yang berkuasa dituduh melakukan diskriminasi terhadap mayoritas rakyatnya yang beraliran Syiah.

Pihak berwenang Bahrain menggunakan kekerasan untuk meredam aksi unjuk rasa yang dimulai tanggal 14 Februari lalu dan menyebabkan 25 orang meninggal sejauh ini.

Kelompok-kelompok pegiat HAM melaporkan, sejak itu pemerintah sudah menangkap lebih dari 400 orang, termasuk aktivis HAM, dokter, pemilik blog, dan pendukung oposisi.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.