BBC navigation

PBB dan Prancis serang istana Gbagbo di Abidjan

Terbaru  10 April 2011 - 20:20 GMT
Tentara Prancis di Pantai Gading

Tentara Prancis dikerahkan ke Pantai Gading di bawah sandi Operasi Licorne.

Helikopter PBB dan Prancis di Pantai Gading melepas tembakan di kediaman mantan presiden Laurent Gbagbo, yang tidak bersedia mengundurkan diri.

Dia diperkirakan bersembunyi di ruangan bawah tanah di istana presiden, dan seorang jurubicara Gbagbo mengatakan sebagian istana rusak akibat serangan.

Namun jurubicara tersebut tidak mengukuhkan apakah Gbagbo berada di dalam istana saat serangan berlangsung.

Saksi mata mengatakan kepada kantor berita AP bahwa mereka melihat tiga helikopter melepaskan tembakan ke istana presiden Minggu (10/4).

Asap terlihat mengepul dari kompeks istana presiden.

Sebelumnya, kepala misi PBB di Pantai Gading, Choi Youn-jin, mengatakan kepada BBC bahwa pasukan pendukung Gbagbo melancarkan serangan terhadap kantor PBB di Abidjan.

Dalam wawancara itu, dia juga mengatakan akan diambil tindakan terhadap persenjataan berat milik Gbagbo.

Bersama Operasi Licorne

Tak lama setelah wawancara, dua helikopter PBB dan enam helikopter Prancis terbang lepas dari pangkalan militer Prancis di Abidjan selatan dan menyerang istana presiden.

"Kami tidak bisa terlibat dalam aksi militer. Secara militer kami imparsial. Apa yang dilakukan adalah melumpuhkan senjata berat yang digunakan untuk menyerang penduduk sipil dan pasukan penjaga perdamaian PBB," katanya sebelum serangan berlangsung.

"Apa yang dilakukan adalah menetralisir senjata berat yang digunakan untuk menyerang penduduk sipil dan psaukan penjaga perdamaian PBB."

Choi Youn-jin

"Kami akan mengambil tindakan bekerjasama dengan Operasi Licorne."

Tentara Prancis dikerahkan ke Pantai Gading di bawah sandi Operasi Licorne.

Choi Youn-jin menambahkan bahwa seorang anggota pasukan penjaga perdamaian PBB tewas dalam konflik di Pantai Gading.

Sementara itu sebuah hotel yang digunakan oleh Alassane Outtara -yang diakui dunia internasional sebagai pemenang pemilihan presiden- diserang pasukan pendukung Gbagbo pada hari Sabtu (09/4).

Gbagbo tidak bersedia menyerahkan kepemimpinan kepada Outtara, walau dinyatakan kalah dalam pemilihan presiden November tahun lalu.

Selasa pekan lalu, Gbagbo sempat dilaporkan akan menyerahkan diri dalam waktu beberapa jam namun kemudian bersembunyi di ruangan bawah tanah.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.