WTO sebut dana subsidi Boeing ilegal

Terbaru  1 April 2011 - 02:42 GMT
Boeing

Perang Boeing dan Airbus telah berlangsung selama enam tahun.

Organisasi perdagangan dunia WTO menyimpulkan dana yang diterima perusahaan pembuat pesawat terbang Boeing sebesar US$5,3 miliar dari pemerintah AS sebagai tindakan tidak adil.

Juri dari WTO juga menyebutkan kalau uang subsidi tersebut termasuk pendanaan untuk riset dan pengembangan badan ruang angkasa Nasa.

Sebelumnya, pada tahun lalu WTO juga mengatakan kalau pesaing Boeing, Airbus juga menerima dana ilegal dari pemerintahan Eropa.

Kedua produsen pesawat terbang itu memang terlibat dalam perang pendanaan dari sejumlah negara selama hampir enam tahun belakangan.

Kasus ini merupakan salah satu dari kasus rumit yang pernah dibawa ke WTO di Jenewa, dengan mengeluarkan lebih dari 2.000 halaman keputusan.

"Ini adalah waktunya bagi Boeing untuk berhenti menyangkal atas pendapatan dana tidak sah hasil dari ilegal subsidi,'' kata Rainer Ohler, juru bicara Airbus.

Tetapi Boeing mengatakan kalau peraturan WTO terkait dana sebesar US$5.3 miliar itu kecil ketimbang dana sebesar US$20 miliar yang didapat Airbus.

"Keputusan WTO ini memecahkan pemikiran yang menyenangkan kalau pemerintah Eropa harus secara ilegal mensubsidi Airbus untuk melawan bantuan pemerintah AS ke Boeing,'' kata Michael Luttig, wakil dari Boeing.

Eropa mengklaim kalau Boeing telah menerima sepuluh kali subsidi ilegal sebesar US$19,1 miliar diantara tahun 1989 dan 2006.

WTO tidak membenarkan klaim tersebut.

Tetapi mengatakan kalau sejumlah subsidi, termasuk kontrak Nasa dan beberapa keringanan pajak, telah menyebabkan pengaruh yang serius bagi kepentingan Airbus.

"Efek dari subsidi ini mempengaruhi penjualan Airbus di pasar negara ketiga, penurunan harga yang signifikan dan kerugian penjualan,'' demikian isi penjelasan WTO.

Dalam kebijakan itu direkomendasikan agar AS menarik subsidi.

Komisioner perdagangan Uni Eropa Karel De Gucht mengatakan keputusan WTO itu mempertegas kecurigaan Brussel.

"Laporan juri WTO ini menggambarkan dengan jelas kalau Boeing menerima subsidi yang sangat besar di masa lalu dan masih mendapatkan subisidi yang besar pada saat ini,'' katanya.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.