BBC navigation

Upaya pendinginan reaktor berlanjut

Terbaru  17 Maret 2011 - 06:19 GMT

Helikopter milik militer Jepang dikerahkan untuk menyiramkan air laut ke reaktor yang terbakar.

Pemerintah Jepang terus berupaya mendinginkan reaktor-reaktor nuklir di PLTN Fukushima Daiichi yang meledak setelah dihantam gempa.

Kali ini, helikopter-helikopter CH-47 Chinook milik angkatan bersenjata Jepang dikerahkan untuk menumpahkan air laut ke atas reaktor-reaktor itu.

Wartawan BBC di Tokyo Chriss Hogg mengatakan helikopter-helikopter itu mampu mengangkut air dalam jumlah banyak.

Namun, hembusan angin yang cukup kuat membuat akurasi saat menjatuhkan air sangat sulit.

Sementara itu di darat mobil-mobil pengangkut air juga terus bersiaga untuk menyemprotkan air ke reaktor yang terbakar itu.

Juru bicara pemerintah Jepang Yukio Edano mengatakan saat ini para pakar nuklir tengah melakukan penyelidikan soal keefektifan operasi pendinginan reaktor ini.

Pemerintah Jepang berharap di penghujung hari Kamis (17/3) pasokan listrik ke PLTN Fukushima dapat kembali normal, sehingga sistem pendingin dan generator cadangan bisa kembali berfungsi.

"Jika perbaikan berhasil, kami bisa mengaktifkan kembali pompa-pompa elektrik dan menyiramkan air ke dalam reaktor," kata seorang juru bicara Perusahan Listrik Tokyo, perusahaan yang mengoperasikan PLTN kepada AFP.

Evakuasi warga

Pemerintah AS dikabarkan sudah menyewa pesawat terbang untuk mengevakuasi warga serta keluarga dan staf diplomatik AS di Jepang.

Sebelumnya Kementerian Luar Negeri AS mengimbau warga Amerika yang tinggal dalam radius 80km dari reaktor nuklir untuk meninggalkan kawasan itu.

Imbauan untuk meninggalkan kawasan berbahaya juga dikeluarkan pemerintah sejumlah negara antara lain Inggris dan Prancis.

Pemerintah Inggris mengimbau warganya yang tinggal di Tokyo dan bagian utara Jepang untuk segera meninggalkan kawasan itu.

Sedangkan pemerintah Prancis meminta warganya di Tokyo untuk meninggalkan Jepang atau setidaknya pindah ke bagian selatan.

Prancis bahkan sudah menyediakan dua pesawat Air France untuk mengevakuasi warganya.

Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Barack Obama membahas krisis nuklir ini dengan Perdana Menteri Naoto Kan lewat sambungan telepon.

Kepada PM Kan, menurut Gedung Putih, Obama menyampaikan rasa duka yang mendalam atas korban meninggal akibat gempa dan akan melakukan segala upaya untuk membantu Jepang.

Sejaun ini, gempa dan tsunami dipastikan menewaskan lebih dari 5.000 orang dan sekitar 8.000 orang lainnya masih dinyatakan hilang.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.