BBC navigation

Tahanan Guantanamo akan kembali diadili

Terbaru  8 Maret 2011 - 01:03 GMT

Para tahanan di Teluk Guantanamo ini akan kembali menjalani proses peradilan militer.

Presiden Barack Obama mencabut pembekuan seluruh proses pengadilan militer baru untuk para tahanan di Teluk Guantanamo, Kuba yang sudah diberlakukan selama dua tahun.

Komisi militer di Guantanamo yang menahan sejumlah tersangka utama insiden 9/11 dan aksi terorisme lain sudah dibekukan sejak Januari 2009.

Selain itu, Obama juga mengumumkan sebuah proses baru untuk tetap menahan mereka yang tidak mendapat vonis hukum namun dianggap terlalu berbahaya jika dibebaskan.

"Sistem hukum Amerika adalah kunci kita dalam perang melawan al-Qaeda dan afiliasinya," kata Obama dalam sebuah pernyataan resmi.

Presiden Obama memerintahkan agar hak para tahanan Guantanamo untuk dievaluasi secara berkala seputar alasan penahanan mereka tetap diperhatikan.

Perintah ini, sesuai pernyataan resmi Gedung Putih, dirancang agar para tersangka yang ditahan tanpa proses pengadilan hanya ditahan ketika keputusan itu sesuai hukum dan memang diperlukan.

"Saya mengumumkan sejumlah langkahuntuk memperkuat kemampuan kita menyerat para teroris ke pengadilan, mengurangi kekeliruan kita dan memastikan para tahanan mendapatkan perlakuan manusiawi," tegas Obama.

Presiden Obama juga mencoba untuk memindahkan sejumlah tersangka terorisme di Guantanamo ke sejumlah penjara federal di Amerika Serikat. Namun, Kongres berulang kali menolak rencana Obama tersebut.

Bulan Januari, Presiden Obama menandatangani undang-undang pertahanan yang melarang penggunaan anggaran Departemen Pertahanan AS untuk memindahkan tahanan Guantanamo ke tanah Amerika Serikat demi menjalani pengadilan.

Dan Gedung Putih menyatakan tengah bekerja untuk melawan undang-undang tersebut.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.