Polisi Tunisia gunakan gas air mata

Terbaru  26 Februari 2011 - 18:54 GMT

Para demonstran menuntut agar perdana menteri sementara mengundurkan diri

Aparat keamanan di ibukota Tunisia menembakkan gas air mata untuk membubarkan ratusan demonstran di luar gedung kementrian dalam negeri.

Polisi dan kelompok yang menggunakan masker menggunakan baju sipil dan bersenjatakan tongkat pemukul, menyisir jalan-jalan mencari pengunjuk rasa.

Aksi unjuk rasa baru ini dilakukan sehari setelah polisi membubarkan massa yang menuntut pengunduran diri perdana menteri sementara.

Ini merupakan pawai terbesar sejak Presiden Zine al-Abidine Ben Ali digulingkan dan melarikan diri ke Arab Saudi setelah kerusuhan selama berminggu-minggu.

Wartawan BBC di Tunis, Paul Moss mengatakan bau gas air mata kembali tercium dari jalan distrik perbelanjaan utama di Tunis.

Tuntutan PM agar mundur

Bentrokan ini terjadi sangat tiba-tiba, orang-orang yang sedang berbelanja mendadak terjebak di tengah konfrontasi itu.

Banyak wanita yang membawa tas belanja berat melarikan diri bersembunyi sambil menutupi mulut mereka dengan sapu tangan, kata Moss.

Sejumlah anggota aparat keamanan lari ke lobi sebuah hotel, berteriak-teriak kepada tamu hotel yang sedang minum kopi agar kembali ke kamar hotel mereka atau segera meninggalkan hotel.

Pemerintah sementara pimpinan Mohammed Ghannouchi, yang pernah menjadi anggota kabinet presiden terguling Zine al-Abidine Ben Ali sejak tahun 1999, sudah berjanji akan mengadakan pemilu lebih awal pertengahan bulan Juli mendatang.

Pada hari Jumat (25/2) polisi menembakkan gas air mata dan tembakan peringatan untuk membubarkan para pengunjuk rasa.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.