Sepertiga gedung Christchurch harus dihancurkan

Terbaru  26 Februari 2011 - 14:58 GMT
Murray dan Kelly James memandang rumah mereka yang dihancurkan gempa di Christchurch

Ratusan rumah yang rusak akibat gempa juga harus dihancurkan dan dibangun kembali

Sepertiga gedung di pusat kota Christchurch mungkin harus dihancurkan dan dibangun kembali pasca bencana gempa bumi, demikian dikatakan pemerintah Selandia Baru.

Ratusan rumah di pinggir kota yang rusak akibat gempa sekuat 6,3 SR hari Selasa (22/2) lalu itu juga mungkin harus dihancurkan.

Perdana Menteri Selandia Baru, John Key, mengatakan bencana ini mungkin merupakan tragedi terbesar dalam sejarah, sementara jumlah korban tewas sudah mencapai 144 orang.

Dalam bencana gempa bumi di Selandia Baru pada tahun 1931, 256 orang tewas.

Upaya penyelamatan sudah memasuki malam kelima, tetapi saat ini para petugas hanya berhasil menemukan jenazah.

Harapan bahwa 200 orang yang masih hilang bisa ditemukan hidup semakin pudar, kata para pejabat kota.

Belum ada korban selamat yang berhasil ditarik keluar dari reruntuhan dalam lebih dari 72 jam terakhir.

PM Key sudah bertemu dengan keluarga korban tewas dan masih hilang, dan mengumumkan bahwa mengheningkan cipta selama dua menit akan dilakukan pada hari Selasa depan pukul 12.51 waktu setempat (6.51 WIB), seminggu setelah gempa dahsyat menghancurkan kota itu.

Dia mengatakan kawan-kawan dan keluarga orang-orang yang masih belum ditemukan memperkirakan kemungkinan terburuk karena "jangka waktu yang menentukan sudah lewat".

"Saya rasa tidak berlebihan bila saya katakan mereka memperkirakan kemungkinan terburuk tetapi masih ada segelintir harapan," kata PM Key.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.