Cina tetap perangi pengaruh Dalai Lama

Terbaru  25 Februari 2011 - 10:53 GMT
Kerusuhan melanda Tibet beberapa tahun silam

Kerusuhan melanda kawasan warga Tibet beberapa tahun silam

Cina akan melanjutkan upaya untuk melawan pengaruh Dalai Lama terhadap warga Tibet harus dilanjutkan, kata pejabat senior Cina.

Pernyataan tersebut dikelontarkan oleh Jia Qinglin, anggota komite politburo Partai Komunis Cina yang berpengaruh.

Jia mengatakan CIna juga perlu meningkatkan taraf hidup orang Tibet.

Seruan ini dikeluarkan sekitar tiga tahun setelah unjuk rasa dan kerusuhan di kawasan warga Tibet yang oleh menurut Cina didukung Dalai Lama.

Jia melontarkan pernyataan tersebut dalam pertemuan dua hari untuk membahas perkembangan di Tibet dan di provinsi-provinsi lain tempat warga Tibet bermukim.

'Tangani hati-hati'

Kehadiran menteri keamanan publik Cina, Meng Jianzhu, di forum yang sama mengindikasikan kendali Beijing di Tibet adalah masalah besar.

Dalai Lama

Dalai Lama telah hidup di pengasingan sekitar setengah abad

''Pertarungan melawan pengaruh Dalai Lama harus dilanjutkan dan diperdalam,'' kata kantor berita resmi Cina Xinhua mengutip pernyataan Jia.

Namun, pejabat Cina itu menambahkan prakarsa yang dipergunakan untuk memastikan stabilitas harus ''diterapkan secara seksama''.

Dia mengatakan masalah terkait ajaran Buddha Tibet harus ''ditangani hati-hati'', dan ini mungkin pengakuan bahwa pemberangusan dengan kekerasan terhadap agama bisa kotraproduktif.

Aparat Cina sudah lama mendiskreditkan Dalai Lama, pemimpin spiritual Buddha Tibet, yang melarikan diri dari kawasan lebih dari 50 tahun lalu.

Dalai Lama kini bermukim di pengasingan di India, tapi pengaruhnya di Tibet masih kuat. Dan, ini penyebab Cina masih terus menyerang dia.

Meski demikian, ini hanya sebagian strategi Beijing untuk menjamin kendali kekuasaan tetap kokoh atas Tibet. Beijing menyatakan Tibet bagian dari Cina selama berabad-abad.

Beijing juga mengeluarkan dana jutaan dollar untuk memperbaiki taraf hidup warga di sana.

Pekan ini, pemerintah Cina menyatakan jumlah warga Tibet yang hidup dalam kemiskinan absolut berkurang hampir setengah dalam tempo lima tahun.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.