Morales hindari protes massa

Terbaru  11 Februari 2011 - 05:14 GMT
Evo Morales

Evo Morales terus mendapat tekanan karena persoalan ketersediaan pangan.

Presiden Bolivia, Evo Morales menghentikan kegiatan kenegaraan yang mengharuskan dia muncul dtengah keramaian warganya.

Dia melakukan langkah ini ditengah reaksi warganya yang saat ini sedang marah dan memprotes kondisi kelangkaan persediaan makanan dan harga beras yang terus meningkat.

Morales sebelumnya sempat berencana untuk menyaksikan acara peringatan perjuangan melawan pemerintahan kolonial di kota yang dikenal sebagai pusat kegiatan pertambangan, Oruro.

Namun Morales bersama rombongannya memilih untuk meninggalkan kota itu dan menghindari aski demonstrasi para penambang yang mulai menjurus kepada aksi kekerasan dan disertai pelemparan dinamit.

Aksi peledakan dinamit dalam aksi protes yang dilakukan oleh para pekerja tambang merupakan hal lumrah di Bolivia meski demikian jarang ada yang terluka akibat aksi ini.

Protes serupa juga berlangsung di sejumlah kota lain di Bolivia akibat persoalan kurangnya persedian bahan dasar makanan dan gula.

"Pemerintah memutuskan untuk tidak mengambil keputusan apapun dalam merespon aksi provokasi yang memalukan terhadap isu ini," kata Juru Bicara Kepresidenan Ivan Canelas.

Selain persoalan ketersediaan bahan pangan dan gula, protes juga diarahkan untuk biaya transportasi yang dinilai tinggi.

Sejak awal tahun ini popularitas Morales terus menurun meskipun dia telah meninggalkan rencananya untuk memotong subsidi bbm yang juga dilakukan akibat protes massa.

Sejumlah protes yang belakangan terjadi disokong oleh gerakan sosial yang ikut membantu Morales menjadikannya orang Indian pertama yang memenangkan kursi kepresidenan di tahun 2005 lalu.

Link terkait

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.