Terbaru  22 Desember 2010 - 15:50 GMT

Obama tanda tangani RUU gay dalam militer

Demonstran pendukung gay dalam militer

Para aktivis hak-hak homoseksual akan mengadakan pesta besar merayakan perubahan UU 'don't ask don't tell'

Presiden AS Barack Obama menandatangani undang-undang bersejarah yang membolehkan homoseksual yang masuk militer secara terbuka mengakui seksualitas mereka.

Obama mengatakan UU itu berarti puluhan ribu tentara Amerika tidak lagi harus berbohong.

Ketika kampanye presiden tahun 2008, Obama memperjuangkan perubahan terhadap kebijakan sejak tahun 2003 bernama "don't ask don't tell", yang melarang militer menanyakan preferensi seksual anggotanya.

Kebijakan itu minggu lalu resmi dicabut oleh Kongres Amerika.

Lebih dari 13.000 tentara Amerika dipecat berdasarkan kebijakan itu, yang diterapkan tahun 1993 sebagai sebuah kompromi.

Pihak yang menentang UU baru yang membolehkan tentara gay secara terbuka mengakuinya itu berargumen, bila diloloskan UU itu akan menghancurkan semangat tentara di masa perang.

'Sangat bangga'

Tetapi awal bulan ini laporan yang dibuat Pentagon mengatakan, membolehkan tentara gay yang mengakuinya secara terbuka tidak akan berdampak besar terhadap pasukan AS yang sedang berperang di Irak dan Afghanistan.

Banyak aktivis hak-hak kaum homoseksual menghadiri upacara penandatanganan undang-undang itu sehingga Gedung Putih menggunakan ruangan yang lebih besar untuk upacara tersebut.

"Ini merupakan hari yang indah," kata Obama ketika memberi sambutan sebelum membubuhkan tanda tangannya dan dikelilingi para petinggi militer dan anggota Kongres.

"Pagi ini saya sangat bangga bisa menandatangani RUU yang akan menghakhiri kebijakan 'don't ask don't tell' ini menjadi undang-undang," katanya.

"Tidak akan lagi puluhan ribu orang Amerika diharuskan hidup dalam kebohongan agar bisa mengabdi bagi negara yang mereka cintai."

"UU yang akan saya tanda tangani ini akan memperkuat keamanan nasional dan menjunjung idealisme yang oleh banyak orang laki-laki dan perempuan (dalam militer) sedang diperjuangkan dengan mempertaruhkan nyawa mereka," tambah Obama.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.