Terbaru  17 Desember 2010 - 17:02 GMT

UNHCR: Ribuan pemeluk Kristen Irak lari

Gereja Kristen di Baghdad

Pihak keamanan berjaga-jaga di gereja Kristen di ibukota Irak, Baghdad

Badan Pengungsi PBB mengatakan ribuan pemeluk Kristen Irak melarikan diri dari bagian tengah propinsi negara itu.

Mereka mencari perlindungan di kawasan yang dikuasasi golonngan Kurdi di Irak utara.

UNHCR mengatakan sekitar 1.000 keluarga meninggalkan Baghdad dan propinsi Mosul sejak penyerangan di satu gereja di Baghdad yang menyebabkan 68 orang tewas.

Penyerangan gereja di Irak sejak 2003

  • Agustus 2004 - serangkaian pemboman dengan sasaran lima gereja, menewaskan 11 orang
  • Oktober 2006 - Pendeta ortodoks Boulos Iskander diculik di Mosul oleh kelompok yang menuntut uang tebusan. Iskander ditemukan dipenggal dengan kaki tangan diamputasi
  • Juni 2007 - Pendeta Ragheed Ganni - sekretaris Uskup Paulos Faraj tewas tahun 2008 - ditembak mati di gerejanya dengan tiga rekannya
  • Januari 2008 - Bom meledak di luar tiga gereja di Mosul, dua gereja di Kirkuk dan empat di Baghdad
  • Februari 2008 - Uskup Paulos Faraj Rahh diculik dan mayatnya ditemukan dua minggu kemudian
  • April 2008 - Adel Youssef, pendeta ortodoks ditembak mati oleh orang tak dikenal
  • Februari 2010 - Paling tidak delapan warga Kristen tewas dalam serangan selama dua minggu di Mosul
  • Oktober 2010 - Sekitar 70 orang tewas saat pasukan keamanan menyerbut gereja di Baghdad. Kelompok militan menyandera puluhan orang

Badan PBB itu mengatakan larinya pemeluk Kristen ke bagian lain Irak dan ke luar negeri telah menjadi "eksodus yang pelan tapi terus terjadi."

UNHCR juga mengatakan mereka kecewa dengan langkah negara-negara Eropa yang mendeportasi pencari suaka yang gagal ke kawasan yang tidak aman di negara itu.

"UNHCR menekankan kembali seruan agar negara-negara Eropa tidak lagi mendeportasi warga Irak yang berasal dari berbagai tempat yang berbahaya di negara itu," kata Melissa Fleming, juru bicara organisasi itu.

Serangan gereja

Upaya pihak keamanan Irak untuk membebaskan puluhan tawanan di gereja Katolik di Baghdad, menyebabkan hampir 70 orang tewas 31 Oktober lalu.

Insiden ini bermula dari upaya sejumlah orang bersenjata yang memasuki gereja di kawasan Karrada selama ibadah.

Kantor-kantor UNHCR di Irak mencatat peningkatan warga Kristen yang melarikan diri.

"Kami mendengar banyak cerita soal orang yang melarikan diri setelah mendapat ancaman mati. Sejumlah diantara mereka hanya membawa barang-barang seperlunya," kata UNHCR.

Kantor-kantor UNHCR di Suriah, Yordania dan Lebanon melaporkan peningkatan jumlah warga Kristen Irak yang tiba di negara-negara itu.

Gereja-gereja dan LSM memperingatkan badan pengungsi PBB itu bahwa akan ada lebih banyak lagi gelombang pengungsian dalam beberapa minggu ke depan.

bbc.co.uk navigation

BBC © 2012

BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.