Terbaru  4 November 2010 - 12:43 GMT

Bom parsel al-Qaida hampir meledak

Tim investigasi masih menyelidiki kasus

Tim investigasi masih menyelidiki kasus bom parsel

Salah satu bom parsel yang dikirim dijinakkan 17 menit sebelum meledak, kata seorang menteri Prancis.

Menteri Dalam Negeri Prancis Brice Hortefeux mengatakan hal itu kepada stasiun televisi France.

Namun, pejabat tersebut tidak menungkapkan sumber informasi mengenai bom parsel yang akhirnya diketahui aparat keamanan pekan lalu.

Kedua bom itu dikirim melalui jasa kargo udara ke Amerika Serikat, tapi dihadang di Dubai dan Inggris sebelum kemudian dijinakkan.

Tim investigasi berkonsentrasi ke salah satu kelompok di Yaman yang berafiliasi ke al-Qaida.

Kelompok yang dinamai Al-Qaida di Semenanjung Arabia (AQAP) tersebut menyatakan bertanggungjawab atas rencana serangan bom parsel.

Aparat keamanan di Yaman memburu tersangka pembuat bom Ibrahim al-Asiri, yang dituduh berada di belakang percobaan pemboman pesawat penumpang pada 25 Desember dan beberapa serangan lain.

Bom parsel yang dikirim melalui jasa kargo udara ditemukan berkat informasi dari aparat Saudi. Bom tersebut kemudian diturunkan dari dua pesawat kargo yang hendak bertolak ke Amerika Serikat, satu di Inggris dan satu lagi Dubai.

Kedua bom dibuat dari jenis bahan peledak yang sulit dideteksi PETN, dan disembunyikan dalam tabung tinta printer yang dimasukkan ke dalam kotak yang lebih besar.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.