Terbaru  2 November 2010 - 04:39 GMT

Larangan penerbangan dari Yaman

Bom Yaman

Bom diletakkan di dalam printer dan ditemukan di pesawat dari Yaman

Sejumlah negara Eropa memperketat keamanan udara menyusul penemuan dua bom paket dengan tujuan Amerika Serikat, dalam penerbangan dari Yaman pekan lalu.

Selain melarang pengiriman barang melalui udara dari Yaman, Inggris juga menghentikan sementara arus barang via udara dari Somalia.

Selain itu, aparat di Inggris melarang para penumpang membawa tinta printer ke dalam tas mereka.

Bom yang ditemukan para petugas pekan lalu disembunyikan di tabung tinta printer.

Jerman menjadi negara pertama yang mengumumkan larangan seluruh penerbangan langsung dari Yaman.

Belanda juga menghentikan sementara pengiriman barang dan surat dari Yaman.

Negara lain yang memberlakukan larangan penerbangan dari Yaman adalah Prancis.

Sementara itu, Janet Napolitano, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS mengatakan kepada televisi MSNBC, Amerika akan memberlakukan larangan penerbangan dari Yaman sampai pekan berikutnya, hingga pemeriksaan tambahan telah dilakukan.

AS memberlakukan larangan terbang sementara dari pesawat kargo dari Yaman, setelah penemuan paket bom yang diduga dikirim oleh kelompok Al-Qaida di Yaman.

Para pejabat Inggris mengatakan informasi yang berujung dengan penemuan bom tersebut berasal dari seorang tersangka anggota kelompok al Qaida.

Tersangka bernama Jabr al-Faifi, yang berasal dari Arab Saudi, menyerahkan diri ke otoritas Saudi dua pekan lalu.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.