Terbaru  31 Oktober 2010 - 22:58 GMT

52 tewas di gereja Irak

Gereja diduga bukan sasaran utama penyerang

Gereja diduga bukan sasaran utama penyerang

Sedikitnya 52 orang tewas ketika pasukan keamanan menyerbu sebuah gereja Katolik di Baghdad untuk membebaskan puluhan sandera, demikian wakil menteri dalam negeri Mayjen Hussein Kamal.

Sejumlah orang terbunuh atau terluka dalam kontak senjata Minggu malam (31/10), namun rincian insiden ini masih belum jelas.

Penyanderaan mulai berlangsung ketika kawanan bersenjata mencoba menyerbu Bursa Saham Baghdad yang berada tak jauh dari gereja.

Polisi Irak mengatakan enam orang terbunuh di pusat perdagangan saham tersebut, termasuk dua polisi.

Kawanan penyerang mundur ke dalam Gereja Katholik Roma, Our Lady of Salvation, di kawasan Karada yang tengah mengadakan misa malam.

Salah satu stasiun televisi setempat, al Baghdadiya melaporkan orang-orang bersenjata itu menuntut para militan al-Qaida yang dipenjarakan di Irak dan Mesir dibebaskan.

Mereka juga mengaku anggota kelompok Negara Islami Irak, sebuah kelompok militan Sunni yang mencakup al-Qaida di Irak, tambah televisi al-Baghdadiya.

Beberapa laporan menyebutkan penyerang bukan warga Irak, tapi warga Arab asing.

Telah berakhir

Operasi telah berakhir dan kami membebaskan semua sandera

Jenderal Ali Ibrahim

Pasukan Irak yang didukung serdadu Amerika Serikat memblokade gereja dan daerah sekitarnya, sementara helikopter terbang berputar-putar di atas. Pasukan pemerintah Irak kemudian menyerbu tempat ibadah tersebut.

Warga di sekitar gereja mengatakan mereka mendengar suara ledakan keras yang disusul suara tembakan.

''Operasi telah berakhir dan kami membebaskan semua sandera,'' kata Brigadir Jenderal Ali Ibrahim dari kepolisian Irak.

Wartawan BBC di Baghdad Jim Muir mengatakan informasi mengenai jumlah sandera, jumlah penyerang, dan jumlah penyerang yang terbunuh atau ditangkap simpang siur.

Namun, sebagian warga jemaat dilaporkan termasuk dalam korban tewas dan terluka.

Militer Amerika Serikat mengatakan sekitar 10 sandera, tujuh tentara Irak dan tujuh orang bersenjata terbunuh, lapor kantor berita Reuters.

Ini bukan kali pertama gereja diserang atau dibom di Irak pasca invasi Irak, namun insiden hari Minggu tersebut merupakan serangan pertama yang disertai penyanderaan.

Ada sekitar 1,5 juta jiwa warga Kristen dari berbagai aliran kuno di Irak.


bbc.co.uk navigation

BBC © 2012 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.