Terbaru  30 Oktober 2010 - 14:48 GMT

Cina jamin AS soal mineral langka

Oksida mineral langka

Mineral langka dari Cina diperlukan produk teknologi tinggi

Cina memberikan jaminan kepada Amerika Serikat tidak akan menahan ekspor "mineral langka" yang diperlukan untuk industri teknologi tinggi.

Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton mengaku senang dengan sikap Cina itu.

Dia berbicara setelah bertemu Menlu Cina Yang Jiechi dalam pertemuan ASEAN dan negara-negara mitranya di Hanoi, Vietnam.

Dalam keterangan yang dikutip kantor berita AFP, Hillary Clinton mengatakan, "Menteri Luar Negeri Yang mengukuhkan bahwa Cina tidak berniat menahan mineral-mineral ini dari pasar dunia".

Dia juga mendesak Cina dan Jepang untuk meredakan ketegangan terkait konflik teritorial di Laut Cina Timur.

Cina menangguhkan ekspor logam langka tersebut ke Jepang setelah cekcok diplomatik.

Beijing memproduksi 97% komoditi bernilai yang digunakan untuk barang elektronik seperti telepon seluler dan industri mobil.

Diantara logam langka ini adalah cerium yang digunakan untuk televisi layar datar. Selain itu ada lanthanum, katalis yang sangat berharga di industri perminyakan sedangkan neodymium dapat ditemukan di hardisk komputer.

Selama tahun 1990-an Cina mampu memproduksi mineral ini untuk dijual lebih murah ke berbagai negara. Akibatnya, banyak pertambangan khsusnya di Australia dan Amerika ditutup.

Meredakan pertikaian

Menteri Luar Negeri Yang mengukuhkan bahwa Cina tidak berniat menahan mineral-mineral ini dari pasar dunia

Hillary Clinton

Seperti dilaporkan kantor berita Reuters, Amerika Serikat mendorong Cina untuk meredakan ketegangan dengan Jepang.

Bahkan AS menawarkan diri untuk mengadakan pertemuan tiga negara bersama Cina dan Jepang guna menyelesaikan pertikaian perbatasan maritim.

Seorang pejabat senior Amerika di Hanoi mengungkapkan kepada Reuters, "Kami dengan tegas memberitahukan kepada kedua pihak bahwa kami menginginkan peredaan ketegangan."

Kepulauan yang disebut Jepang sebagai Senkaku dan Cina menamakanya Diaoyu dikuasai oleh Jepang namun diklaim Cina.

Kawasan ini dekat dengan jalur transportasi laut , kaya akan ikan dan juga diduga mempunyai cadangan minyak yang besar.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.