Terbaru  12 Agustus 2010 - 16:56 WIB

Irak

Jenderal Irak kritik AS

Letjen Babaker Zebari

Letjen Babaker Zebari menyatakan masalah akan muncul mulai 2011

Perwira tinggi Irak Letnan Jenderal Babaker Zebari mengkritik rencana penarikan mundur pasukan Amerika Serikat akhir tahun depan sebagai sesuatu yang terlalu dini.

Dia memperingatkan militer Irak mungkin tidak siap mengambil alih keamanan di negaranya dalam satu dasa warsa nanti.

Amerika menyatakan akan mengakhiri operasi tempur pada akhir Agustus dan memenuhi batas waktu penarikan semua tentaranya pada akhir 2011.

Saat ini AS menempatkan 64.000 tentara di Irak. Sekitar 50.000 diantaranya masih akan berada di Irak sampai 2011 untuk melatih tentara Irak dan melindungi kepentingan AS.

Peringatan Letjen Zebari ini menanggapi pernyataan mantan Menteri Luar Negeri pemerintahan Saddam Hussein, Tarik Aziz pekan lalu bahwa AS "meninggalkan Irak ke tangan para serigala"

Namun Gedung Putih menyatakan Presiden Barack Obama puas dengan kemajuan yang terjadi di Irak yang memungkinkan AS mengalihkan keamanan ke pasukan lokal seperti rencana semula.

'Kekosongan' keamanan

Dalam konferensi pertahanan di Baghdad, Letjen Zebari mengatakan pasukan Irak tidak akan mampu menjamin keamanan negara sampai tahun 2020 dan AS harus tetap mempertahankan pasukannya di sana.

Tentara AS di Irak

Kekerasan masih sering terjadi meskipun tentara AS masih di Irak

"Pada saat ini, penarikan pasukan AS berjalan lancar karena mereka masih berada di sini namun masalahnya akan muncul mulai tahun 2011," katanya.

"Para politisi harus menemukan cara untuk mengisi kekosongan setelah 2011. Jika saya diminta pendapat mengenai penarikan itu, saya akan mengatakan kepada para politisi: pasukan AS harus tetap tinggal sampai angkatan darat Irak siap sepenuhnya tahun 2020."

Aksi kekerasan di Irak menurun sejak bentrokan sektarian yang mencapai puncaknya 2006 sampai 2007 namun jumlah warga sipil yang tewas akibat pemboman, penembakan dan serangan lain setiap hari naik tajam pada bulan Juli.

Wartawan BBC Hugh Sykes di Baghdad menyebutkan, pernyataan Zebari ini bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang mengikuti State of Forces Agreement, SOFA, atau kesepakatan antar angkatan bersenjata.

Sykes menambahkan kegelisahan Amerika bergegas pergi dari Irak ini muncul karena kalangan Partai Demokrat khawatir kehilangan suara dalam pemilihan sela bulan November.

'Kemajuan signifikan'

Di Washington, juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs hari Rabu mengaitkan peningkatan serangan di Irak dengan bulan Ramadhan yang sebelumnya juga terjadi bersamaan dengan meningkatnya kegiatan kelompok perlawanan.

"Kami terus mengantisipasi peningkatan kekerasan yang sepertia biasa terjadi di sekitar Ramadhan dan mereka [kelompok perlawanan] ingin mencoba menarik perhatian," katanya.

Jenderal Odierno juga melaporkan aparat keamanan Irak siap sepenuhnya untuk memimpin ketika kami mengakhiri operasi tempur akhir bulan ini

Juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs

Gibbs memberikan penilaian positif situasi di Irak berdasarkan penjelasan Jenderal Ray Odierno, panglima pasukan AS di Irak, kepada Presiden Obama.

"Kami telah menarik lebih dari 80.000 tentara dari Irak sejak Presiden Obama berkuasa," ujar Gibbs.

"Jenderal Odierno juga melaporkan situasi keamanan yang telah membaik secara signifikan dalam beberapa tahun ini dan aparat keamanan Irak siap sepenuhnya untuk memimpin ketika kami mengakhiri operasi tempur akhir bulan ini," kata Gibbs.

Lebih dari 100 orang tewas dalam serangan di berbagai tempat di Irak bulan ini. Bulan Juli 2010 merupakan bulan terburuk Irak sejak tahun 2008.

Gibbs menjelaskan, Obama juga menyinggung soal upaya Irak yang gagal membentuk pemerintahan baru.

Kepemimpinan politik di negara ini masih bermasalah setelah pemilu bulan Maret tidak menghasilkan pemenang yang jelas.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.