Terbaru  28 Juli 2010 - 08:43 GMT

Jepang eksekusi tahanan

Menteri Kehakiman Keiko Chiba

Menteri Kehakiman Keiko Chiba menentang hukuman mati

Jepang menghukum gantung dua tahanan dalam eksekusi pertama sejak pemerintahan baru berkuasa tahun lalu.

Dua tahanan, yang dihukum karena pembunuhan, digantung di pusat penahanan Tokyo.

Menteri Kehakiman Keiko Chiba yang menentang hukuman mati, menyaksikan eksekusi itu dan mengumumkan pembentukan kelompok untuk meninjau ulang hukuman mati.

Jajak pendapat menunjukkan dukungan besar terhadap hukuman mati di Jepang.

Dua orang yang dieksekusi adalah Kazuo Shinozawa, 59, dihukum karena membunuh enam perempuan di toko permata, dan Hidenori Ogata, 33, yang membunuh seorang pria dan wanita tahun 2003.

Chiba mengatakan sebagai menteri kehakiman tugasnya adalah menyaksikan langsung pelaksanaan hukuman mati itu.

"Hukuman itu membuat saya berpikir ulang lebih jauh tentang eksekusi, dan sekali lagi saya merasa perlu ada pembicaraan terkait hukuman mati," kata Nona Chiba.

Hukuman itu membuat saya berpikir ulang lebih jauh tentang eksekusi

Keiko Chiba

Sejumlah 107 tahanan menunggu hukuman mati di Jepang. Para tahanan biasanya dieksekusi dua atau tiga orang sekaligus.

Tahun lalu, laporan dari kelompok hak asasi Amnesty International menyerukan dihentikannya hukuman mati di Jepang dengan mengatakan tahanan menghadapi tekanan saat menunggu hukuman.

Para tahanan di Jepang tidak diberitahu kapan mereka akan dieksekusi dan sanak saudara mereka baru diberitahu begitu hukuman dijalankan.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.