Terbaru  18 Juli 2010 - 19:13 GMT

Foto pembom Uganda disebar

ugandan bombers

Interpol Uganda terbitkan empat foto kemungkinan mirip pelaku pemboman

Foto rekonstruksi wajah yang diduga pelaku aksi pemboman di Uganda sepekan lalu disebarkan oleh Interpol.

Polisi menemukan dua kepala yang tidak dikenal di lokasi pemboman yang terjadi di Kampala dan menduka mereka adalah pelaku bom bunuh diri tersebut.

Dalam serangan di satu klub olahraga rugby dan restoran saat final Piala Dunia. Kelompok Islamis Somalia al-Shabab mengaku bertanggungjawab atas serangan itu.

Tentara Uganda merupakan bagian dari pasukan Uni Afrika yang mendukung pemerintah sementara Somalia yang rentan.

'Bukan kebetulan'

Polisi Kampala mengatakan dua tubuh yang tampaknya menjadi pusat ledakan itu hingga sekarang belum diambil keluarga dan masih belum diketahui identitas mereka, sehingga disimpulkan aksi itu merupakan bom bunuh diri.

"Serangan ini dilakukan oleh pembom bunuh diri. Buktinya sangat kuat," ujar kepala polisi Kale Kayihura dalam acara jumpa pers di Kampala.

ugandan bombers

Kebanyakan korban warga Uganda, Ethiopia dan Eritrea

"Kedua kepala itu belum diambil keluarga dan belum diidentifikasi. Ini bukan satu kebetulan."

Sanak keluarga berkabung atas korban Eritrea dari serangan di Kampala itu, tetapi sebagian besar korban adalah orang-orang Uganda, Etiopia dan Eritrea."

Kayihura juga mengatakan rekonstruksi wajah orang-orang yang diduga pelaku pemboman menunjukkan bahwa salah seorang berasal dari Somalia sedangkan yang seorang lagi adalah seorang Afrika kulit hitam yang asalnya belum bisa dipastikan.

Atas permintaan polisi Uganda, Interpol menerbit foto-foto pada hari Minggu yang kemungkinan mirip dengan tersangka pemboman, berdasarkan rekonstruksi wajah mereka.

"Dengan menerbitkan foto-foto tersebut, kami percaya akan ada orang yang bisa mengenali salah seorang atau kedua pelaku, "kata Kayihura.

Kayihura juga menambahkan reskonstruksi wajah tersangka pelaku bom bunuh diri menunjukkan bahwa salah satu dari mereka berasal dari Somalia dan satu lagi merupakan warga kulit hitam Afrika namun belum diketahui asalnya.

Atas permintaan polisi Uganda, Interpol merilis foto kemungkinan wajah tersangka yang dibuat berdasarkan rekonstruksi wajah mereka itu.

"Dengan menyebarkan foto ini, kami yakin seseorang di satu tempat bisa mengenali satu atau bahkan kedua tersangka," ujar Kayihura.

Pihak berwenang Uganda telah menangkap lebih dari 20 orang.

Setidaknya 60 korban serangan bom itu adalah warga Uganda. Korban lain berasal dari Ethiopia, Eritrea, India, Kongo, Irlandia dan Amerika Serikat.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.