Terbaru  15 Juli 2010 - 06:38 GMT

Ilmuwan Iran tiba di Teheran

Shahram Amiri

Shahram Amiri disambut anak dan isterinya setibanya di Teheran

Ilmuwan Iran yang mengklaim dia diculik dinas intelijen CIA di Arab Saudi tahun lalu dan dibawa ke Amerika Serikat telah tiba di Iran.

Setelah mendapat sambutan keluarganya di bandara Teheran, Shahram Amiri mengaku mengalami "penyiksaan mental dan fisik yang sangat berat".

Dia juga menyangkal terlibat dalam program nuklir Iran.

Amiri hari Senin datang ke Kantor Perwakilan Iran di Kedubes Pakistan di AS dan minta dipulangkan.

Kementerian Luar Negeri AS menegaskan dia di negaranya "dengan keinginan sendiri" dan tidak keberatan dia kembali ke Iran.

'Agen-agen Israel'

Amiri yang mengenakan jas dan tampil tersenyum disambut di bandara internasional Teheran Kamis pagi dengan isak tangis oleh istri dan anaknya.

Selain itu hadir menyambut dia kerabatnya serta pejabat senior Kementerian Luar Negeri
Hassan Qashqavi.

Saya mengalami penyiksaan mental dan fisik yang sangat berat

Shahram Amiri

Dalam jumpa pers, dia mengulang kembali klaimnya bahwa dia diculik agen-agen AS ketika menunaikan ibadah Haji di Medinah, Arab Saudi.

Amiri mengatakan dia mengalami tekanan dari para interogatornya untuk bekerja sama dalam bulan bulan pertama menyusul dugaan penculikannya.

"Saya mengalami penyiksaan mental dan fisik yang sangat berat," katanya.

Dia menuduh agen-agen Israel hadir selama interogasi dan CIA menawarkan dia US$50 juta jika mau tinggal di AS.

"Amerika menginginkan saya mengatakan bahwa saya membelot ke Amerika atas keinginan sendiri untuk menggunakan saya membongkar informasi palsu mengenai program nuklir Iran," katanya.

Amiri tidak menyodorkan bukti-bukti klaimnya namun dia mengatakan nanti akan memperlihatkannya.

"Saya memiliki sejumlah dokumen untuk membuktikan bahwa saya tidak bebas di Amerika Serikat dan selalu di bawah kendali agen-agen bersenjata dinas intelejen Amerika," katanya.

Dia juga menyangkal sangat terlibat dalam program nuklir Iran dengan mengatakan dia adalah "peneliti biasa yang bekerja di sebuah universitas".

"Saya tidak terlibat dalam pekerjaan rahasia apa pun. Saya tidak memiliki informasi rahasia," tuturnya.

Laporan-laporan yang belum dikonfirmasikan dia bekerja untuk badan tenaga atom Iran.

Qashqavi berterima kasih kepada ilmuwan itu karena "perlawanan terhadap tekanan" interogatornya.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.