Terbaru  22 Juni 2010 - 15:55 GMT

Pabrik-pabrik di Bangladesh tutup karena unjuk rasa

Kerusuhan di Bangladesh

Para pemilik pabrik di Ashulia menghentikan operasi karena khawatir akan kerusuhan.

Para pemilik sekitar 250 pabrik garmen di salah satu kawasan industri Bangladesh menutup operasi pabrik karena unjuk rasa yang rusuh.

Unjuk rasa ini digelar sehubungan dengan tuntutan kenaikan upah sehingga para pengusaha di kawasan Ashulia di dekat ibukota Dhaka kemudian mengatakan produksi dihentikan.

Dan ribuan pekerja yang mendengar berita tersebut marah serta membakar ban mobil serta merusak kendaraan di sekitar.

Bangladesh amat tergantung pada ekspor tekstil dan pabrik-pabrik yang tutup antara lain yang memasok tekstil ke toko-toko internasional Walmart, H&M, Zara, dan Carrefour.

Walau memasok untuk jaringan toko besar di Eropa dan Amerika, upah dan kondisi kerja di Bangladesh masih membuat sejumlah kalangan prihatin.

Para pekerja menginginkan kenaikan upah sampai tiga kali lipat dari upah minimum yang setara dengan US$ 25 (atau Rp 250.000) per bulan.

Dalam beberapa pekan ini, para pekerja yang marah merusak 200 pabrik garmen.

Siddiqur Rahman

Upah minimum tersebut ditetapkan pemerintah Bangladesh pada tahun 2006.

Sejak Senin

Senin (21/06) puluhan ribu pekerja menggelar unjuk rasa dan melempari polisi dengan batu dan membakar mobil.

Sehari kemudian (Selasa 22/06) ribuan pengunjuk rasa itu kembali turun ke jalan setelah mendengar pabrik-pabrik yang dinyatakan tutup.

Sedikitnya 30 orang dilaporkan luka dalam unjuk rasa yang diwarnai kerusuhan Selasa.

Siddiqur Rahman, Wakil Presiden Asosiasi Manufaktur dan Eksportir Bangladesh, mengatakan kepada BBC bahwa Ashulia berada dalam situasi anarkis.

"Dalam beberapa pekan ini, para pekerja yang marah merusak 200 pabrik garmen," tuturnya.

Rahman menambahkan bahwa pabrik-pabrik yang di kawasan lain masih tetap beroperasi.

Garmen merupakan ekspor terbesar Bangladesh dengan nilai US$ 15 miliar atau sekitar 80% dari total ekspor.

BBC navigation

BBC © 2014 BBC tidak bertanggungjawab atas isi dari situs internet pihak luar

Halaman ini akan lebih baik dilihat dengan dengan penjelajah terbaru yang memiliki fasilitas style sheets (CSS). Anda memang bisa melihat isi halaman dengan menggunakan penjelajah saat ini, namun tidak bisa untuk mendapatkan pengalaman visual secara menyeluruh. Mohon perbaraui penjelajah anda atau gunakan CSS, jika memungkinkan.